News Analisa - Rabu, 2 Februari 2022

WHO: Sejak Muncul Omicron Ada 90 Juta Kasus Covid-19 di Seluruh Dunia dalam 10 Pekan

WHO: Sejak Muncul Omicron Ada 90 Juta Kasus Covid-19 di Seluruh Dunia dalam 10 Pekan
Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. ©Christopher Black/WHO/Handout via REUTERS  
Penulis
|
Editor

Internasional, News Analisa – Direktur Jenderal Badan Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus memperingatkan adanya “peningkatan yang sangat mengkhawatirkan” terkait kematian akibat COVID-19 di seluruh dunia dan pencegahan penularan virus masih menjadi yang terpenting.

Dia mengatakan hampir 90 juta kasus telah dilaporkan ke WHO sejak virus corona varian Omicron pertama kali diidentifikasi hanya 10 minggu yang lalu. Angka tersebut lebih banyak daripada jumlah kasus yang dilaporkan sepanjang tahun 2020.

“Kita sekarang mulai melihat peningkatan kematian yang sangat mengkhawatirkan di sebagian besar wilayah di dunia,” kata Tedros, yang berbicara dalam seminar daring kemarin, seperti dilansir laman Antara mengutip dari Reuters, Selasa (1/2).

Baca Juga:  Gubernur Aceh Terima Kunjungan MPU Aceh

Tedros mengatakan 30 Januari 2022 menandai dua tahun sejak darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional diumumkan atas penyebaran COVID-19.

Pada saat itu, kurang dari 100 kasus dan tidak ada kematian yang dilaporkan di luar China.

“Dua tahun kemudian, lebih dari 370 juta kasus telah dilaporkan dan lebih dari 5,6 juta kematian –-dan kami tahu jumlah ini lebih rendah (daripada angka sesungguhnya),” kata Tedros.

Kepala teknis WHO Maria van Kerkhove mengatakan lebih dari 22 juta kasus dilaporkan ke WHO dalam tujuh hari terakhir, terutama didorong oleh Omicron.

Baca Juga:  Virus Corona Serang Tujuh Warga, Vaksinasi Booster Tembus 13 Ribu

“Kami khawatir narasi telah muncul di beberapa negara bahwa karena vaksin, dan karena penularan Omicron yang tinggi dan tingkat keparahan yang lebih rendah, mencegah penularan tidak lagi mungkin dan tidak lagi diperlukan,” kata Tedros.

Dia memperingatkan bahwa narasi semacam itu “sama sekali tidak benar” karena lebih banyak penularan berarti lebih banyak kematian.

WHO tidak menyerukan negara mana pun untuk kembali ke karantina wilayah atau lockdown, tetapi mendesak semua negara untuk menawarkan perlindungan menggunakan setiap pedoman yang ada, bukan hanya vaksin.

“Terlalu dini bagi negara mana pun untuk menyerah atau menyatakan kemenangan. Virus ini berbahaya, dan terus berkembang di depan mata kita. WHO saat ini melacak empat sub-garis keturunan dari varian Omicron yang menjadi perhatian, termasuk BA.2,” ujar Tedros.

Baca Juga:  FKH Unsyiah Bersama WWF Gelar Simulasi Teknik Penanganan Mamalia Laut Terdampar

WHO ingin negara-negara terus melakukan pengujian, pengawasan, dan pengurutan genom mengingat virus akan terus berkembang.

“Kita tidak dapat melawan virus ini jika kita tidak tahu apa yang dilakukannya,” kata Tedros.

Ia kemudian menyerukan agar dunia “harus terus bekerja untuk memastikan semua orang memiliki akses ke vaksin.”

Menurut Tedros, vaksin mungkin juga perlu berkembang karena varian virus dapat terus lolos dari antibodi yang ditimbulkan oleh vaksin terhadap strain sebelumnya.(*)

Sumber: merdeka.com


 

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

Berita Terkini

Munawar Khalil Pimpin Ketua Umum IKA FISIP USK Periode 2022-202

Munawar Khalil Pimpin Ketua Umum IKA FISIP USK Periode 2022-202

Berita   Daerah   Headline   Lifestyle   Nasional   News   Pendidikan   Trend
USK Gelar Orientasi untuk Mahasiswa Asing

USK Gelar Orientasi untuk Mahasiswa Asing

Berita   Daerah   Headline   Nasional   News   Pendidikan   Trend
Mendagri Sebut Dana Otsus Mampu Turunkan Angka Kemiskinan

Mendagri Sebut Dana Otsus Mampu Turunkan Angka Kemiskinan

Berita   Daerah   Headline   Nasional   News   Trend
Pusat Riset Unggulan Nilam Aceh Latih 72 Peserta

Pusat Riset Unggulan Nilam Aceh Latih 72 Peserta

Berita   Daerah   Headline   Nasional   News   Tekno   Trend
PT Pertamina Launching Program Pelestarian Budaya Lokal Pariwisata di Sabang

PT Pertamina Launching Program Pelestarian Budaya Lokal Pariwisata di Sabang

Berita   Daerah   Headline   Nasional   News   Trend   Wisata
Hasil Laboratorium Forensik: Briptu WP Murni Bunuh Diri Akibat Tekanan Ekonomi

Hasil Laboratorium Forensik: Briptu WP Murni Bunuh Diri Akibat Tekanan Ekonomi

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Nasional   News   Trend
Bimtek P4GN: Masyarakat jangan Mau Dimanfaatkan Sindikat Narkoba

Bimtek P4GN: Masyarakat jangan Mau Dimanfaatkan Sindikat Narkoba

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Nasional   News   Trend
Melalui Metode Bercerita Menggunakan Boneka Tangan dapat Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak

Melalui Metode Bercerita Menggunakan Boneka Tangan dapat Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak

Berita   Daerah   Headline   Nasional   News   Pendidikan   Trend
Penggunaan Media Gambar Seri dapat Meningkatkan Kemampuan Bercerita Anak Sejak Dini

Penggunaan Media Gambar Seri dapat Meningkatkan Kemampuan Bercerita Anak Sejak Dini

Berita   Daerah   Headline   Nasional   News   Pendidikan   Trend
Jadi Tersangka Korupsi, Wanita Emas Nangis Histeris Tak Mau Masuk Mobil Tahanan

Jadi Tersangka Korupsi, Wanita Emas Nangis Histeris Tak Mau Masuk Mobil Tahanan

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Nasional   News   Trend