www.newsanalisa.com - March 27, 2021

Terusan Suez Ditutup, Ratusan Kapal Mengantre

Terusan Suez Ditutup, Ratusan Kapal Mengantre
kapal kargo besar Ever Given tersangkut di Terusan Suez Mesir, Sabtu, 27/3/2021. (Doc:SUEZ CANAL AUTHORITY)   
Penulis
|
Editor

International, News Analisa – Total kerugian dari dampak penutupan Terusan Suez sulit dihitung, dan para analis mengatakan bahwa banyak hal akan bergantung pada berapa lama waktu untuk membukanya lagi.

Terusan Suez macet akibat kapal Ever Given atau kapal Evergreen sesuai nama operatornya, tersangkut diagonal di kedua sisi kanal usai terbawa kencangnya angin badai pasir. Kapal Terusan Suez berbendera Panama tersebut panjangnya 400 meter, dengan lebar 59 meter dan bobot 200.000 ton, Sabtu, (27/3/2021)

Kapal dengan rute menuju Rotterdam, Belanda, itu terjebak sejak Selasa (23/3/2021) dan membuat Terusan Suez terblokade total.

Laporan terbaru dari AFP menyebutkan, saat ini ada lebih dari 200 kapal yang antre masuk, dengan muatan bernilai miliaran dollar AS (belasan hingga puluhan triliun rupiah) di dalamnya. Total nilai barang yang tertunda pengirimannya akibat Terusan Suez macet dan harus dikirim melalui jalur alternatif sangat bervariasi.

Baca Juga:  KBMA Nusantara Minta Mendagri Keluarkan Izin Atas Pemeriksaan Anggota DPRA oleh Polda Aceh

Jonathan Owens, spesialis logistik di University of Salford Business School, mengatakan, barang dagangan senilai 3 miliar dollar AS (Rp 43,22 triliun) biasanya melintasi Terusan Suez setiap hari. Kemudian, Lloyd’s List publikasi pengiriman maritim Inggris menyebutkan, total nilai barang yang lalu lalang secara harian di kedua arah Terusan Suez bernilai sekitar 9,6 miliar dollar AS (Rp 138,33 triliun).

Kerugian Tak Terhitung

Mengingat banyaknya perusahaan yang terpengaruh akibat Terusan Suez ditutup, baik secara langsung maupun tidak langsung, saat ini sulit mengukur nilai barang dagangan yang terjebak, menurut analis dari Moody, Daniel Harlid.

Sementara itu, Jai Shirma, pengacara transportasi laut di Clyde and Co, mengemukakan, hanya karena pengiriman tertunda belum tentu itu menjadi kerugian.

Dampak akhir pada para perusahaan dan kemungkinan reaksi berantai yang masih akan datang tidak bisa dihitung sekarang dan sebagian akan bergantung pada tingkat stok yang ada, imbuhnya.

Baca Juga:  Gubernur Aceh, Kukuhkan Komite Advokasi Daerah Anti Korupsi

Meski insiden Terusan Suez terblokade berbuntut pada kenaikan harga minyak, sektor itu sebenarnya lebih rendah terpengaruh daripada yang lainnya. Sebab, hanya sekitar 1,74 juta barrel minyak mentah yang dikirim lewat kanal buatan Ferdinand de Lesseps itu setiap harinya.

Sebanyak 80 persen minyak Timur Tengah untuk Eropa, yang secara kuantitas tidak banyak, dikirim melalui pipa Sumed dari Laut Merah ke Mediterania dekat Alexandria, kata Paola Rodriguez dari Rystad Energy.

Evakuasi kapal Ever Given atau kapal Evergreen bisa memakan waktu berhari-hari, bahkan berminggu-minggu. Akibat Terusan Suez macet, kapal-kapal lain harus memutar mengitari ujung selatan Afrika. Raksasa pengiriman jalur air, Maersk dan Hapaq-Lloyd, secara serius sedang mempertimbangkan opsi selain memutar rute.

Baca Juga:  Kasus Positif Covid-19 Tambah 10 Lagi, Delapan Warga Banda Aceh

Jika mengambil opsi memutar, mereka harus mengeluarkan biaya tambahan beberapa ratus ribu dollar AS (miliaran rupiah), yang akan berdampak pada kenaikan biaya pengiriman sebesar 15-20 persen, menurut Plamen Matzkoff analis di VesselsValue.

Lloyd’s List melanjutkan, hingga 90 persen pengiriman tidak diasuransikan untuk penundaan. Akibatnya, pengacara akan terus sibuk berdebat tentang siapa yang harus membayar tagihan. Untuk menurunkan muatan kapal ke dermaga yang bukan tujuannya, biayanya bisa mencapai beberapa juta dollar AS (belasan sampai puluhan miliar rupiah), menurut perkiraan Jai Sharma dari Clyde and Co, karena kontainer harus diturunkan dulu.

Namun, polis asuransi pengangkut kebanyakan ditanggung oleh beberapa perusahaan, kata analis Moody, Soichiro Makimoto. Oleh karena itu, pembayaran mungkin akan dibagi oleh perusahaan asuransi dan reasuransi, (Red)

Sumber: kompas.com


 

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

Berita Terkini

Taliban Minta Maskapai Internasional Segera Lanjutkan Penerbangan ke Kabul, Afghanistan

Taliban Minta Maskapai Internasional Segera Lanjutkan Penerbangan ke Kabul, Afghanistan

Berita   Daerah   Headline   Lifestyle   Nasional   News   Tekno   Trend
Ketua PWI: Oknum Guru Lecehkan Wartawan Kurang Cerdas dan Tak Cerminkan Pendidik

Ketua PWI: Oknum Guru Lecehkan Wartawan Kurang Cerdas dan Tak Cerminkan Pendidik

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Nasional   News   Trend
Dukung Geliat Investasi, KKP Siapkan Neraca Sumber Daya Laut

Dukung Geliat Investasi, KKP Siapkan Neraca Sumber Daya Laut

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Nasional   News   Trend
SKK Migas dan Premier Oil Berikan Literasi Informasi Hulu Migas kepada Mahasiswa Aceh

SKK Migas dan Premier Oil Berikan Literasi Informasi Hulu Migas kepada Mahasiswa Aceh

Berita   Daerah   Headline   Lifestyle   Nasional   Tekno   Trend
Hendra Budian Harus bercontoh kepada Kapolda dan Pangdam IM

Hendra Budian Harus bercontoh kepada Kapolda dan Pangdam IM

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Kesehatan   Nasional   News   Pendidikan   Trend
Partai Gabthat Adakan Musyawarah Pengurus DPD Se-Aceh

Partai Gabthat Adakan Musyawarah Pengurus DPD Se-Aceh

Berita   Daerah   Epaper   Headline   Nasional   News   Trend
Kadis DKP Aceh Terima Kunjungan Kerja Anggota Komisi B DPRK Kota Sabang

Kadis DKP Aceh Terima Kunjungan Kerja Anggota Komisi B DPRK Kota Sabang

Berita   Daerah   Headline   Nasional   News
Sekda Minta Wali Kelas Selalu Dampingi Siswa saat Divaksin Covid-19

Sekda Minta Wali Kelas Selalu Dampingi Siswa saat Divaksin Covid-19

Berita   Daerah   Headline   Kesehatan   Lifestyle   Nasional   News   Trend
Menteri Trenggono Pacu Perbaikan Pelabuhan Perikanan di 2022

Menteri Trenggono Pacu Perbaikan Pelabuhan Perikanan di 2022

Berita   Daerah   Headline   Lifestyle   Nasional   News   Trend
Dukung Disdik Aceh, Kapolda: Semua Pihak Harus Terlibat Perangi Covid-19

Dukung Disdik Aceh, Kapolda: Semua Pihak Harus Terlibat Perangi Covid-19

Berita   Daerah   Headline   Nasional   News