- 14 Agustus 2021

Taliban Mulai Rebut Kota Besar Di Afghanistan

Taliban Mulai Rebut Kota Besar Di Afghanistan
Taliban merebut sejumlah kota besar di Afghanistan. Berikut daftar kota besar Afghanistan yang direbut Taliban.(Foto: AP/Mohammad Asif Khan)  
Penulis
|
Editor

Internasional, News Analisa –  Taliban merebut sejumlah kota besar di Afghanistan dalam upaya memegang kendali penuh atas negara tersebut.

Berikut daftar kota Afghanistan yang direbut Taliban. Kota-kota itu adalah Kandahar, Herat, Lashkar Gah, dan Qala-e-Naw. Saat ini, Taliban juga semakin dekat ke Kabul, Ibu Kota Afghanistan.

Kandahar adalah kota terbesar kedua di Afghanistan. Sejumlah pihak khawatir kejatuhan Kandahar ke tangan Taliban membuat kelompok tersebut semakin dekat untuk merebut Ibu Kota Kabul.

Sedangkan Herat adalah kota terbesar di barat Afghanistan. Sementara, Lashkar Gah di selatan dan Qala-e-Naw di barat laut negara tersebut.

Seperti dikutip CNN pada Jumat (13/8), total, Taliban berhasil menduduki 12 ibu kota provinsi dan dua kota lainnya di Afghanistan.

Juru bicara Taliban menuturkan bahwa kejatuhan kota-kota besar itu adalah tanda bahwa Afghanistan menyambut kelompoknya.

Sementara itu, pemerintah Afghanistan masih mengendalikan kota-kota utama seperti Ibu Kota Kabul, Mazar-i-Sharif, dan Jalalabad dekat perbatasan Pakistan.

Serangan Taliban dimulai  sejak Amerika Serikat dan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) menarik pasukan dari Afghanistan per Mei lalu. Sejak saat itu, Taliban menggempur pasukan pemerintah Afghanistan untuk kembali berkuasa.

AS kini juga tengah bersiap untuk menarik 30 ribu pegawai kedutaan dan warga Afghanistan. Seperti dilansir AFP pada Jumat (13/8), Juru bicara Pentagon John Kirby mengatakan, 3.000 tentara AS akan ditempatkan di sana pada Minggu (15/8).

“Sehingga bisa mengevakuasi ribuan orang per hari dari Afghanistan,” ucap John Kirby.

Langkah serupa juga dilakukan beberapa negara. Denmark dan Norwegia akan menutup sementara kantor kedutaan mereka di Kabul. Kemudian, Finlandia akan mengevakuasi hingga 130 pekerja lokal Afghanistan. Jerman juga akan mengurangi staf diplomatiknya di Kabul.(*)


 

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

Berita Terkini