- June 12, 2021

“SDgs Desa Ladang Bisnis Baru TA Desa” Langar Perbup No 5 Tahun 2020

“SDgs Desa Ladang Bisnis Baru TA Desa” Langar Perbup No 5 Tahun 2020
  
Penulis
|
Editor

Lhoksukon, News Analisa – SDGs Desa adalah upaya terpadu mewujudkan 18 tujuan pembangunan berkelanjutan desa sesuai Perpres Nomor 59 tahun 2017 tentang tujuan pembangunan berkelanjutan nasional.

Tapi sunguh sayang kegiatan ini diduga menjadi ladang bisnis bagi Pekerja Tim Ahli Pendampingan desa Kabupaten dan kecamatan matangkuli dikarnakan menggangkangi aturan berdasarkan Peraturan Bupati Aceh Utara No 5 tahun 2020 Tentang Perubahan kedua Perbup No 43 tahun 2017 tentang Standarlisasi Biaya Pemerintah Gampong .

“Untuk disini saya menerima Rp 500 ribu ditahap I, hari ini belum dapat (red tahap II) ” Ucap TA desa kabupaten.

Pada lampiran kedua (II) pada poin ke Empat (4) tentang Jasa Instruktur/Pelatih/Narasumber dalam rangka rakor/diklat / bimtek dalam keterangannya pada poin ketiga (3) disebutkan jasa tidak bisa diberikan untuk instruktur/pelatih/narasumber yang berasal dari unsur Tenaga Ahli Pendamping Kabupaten, Tenaga Pendamping Kecamatan dan tenaga Pendamping Lokal Desa.

Baca Juga:  Kadis DKP Aceh, Zikir dan Doa Bersama Membentuk Karakter Kedispilinan ASN

Tenaga Ahli pendamping Kabupaten Muhammad Ismail atau lebih akrab disapa Abi kepada awak media pada sabtu (12/06/2021) usai memberi manteri kepada para peserta SDGs di kecamatan Matang Kuli Kabupaten Aceh Utara menyampaikan bahwa setiap pendamping desa baik itu tenaga ahli pendamping kabupaten , pendamping kecamatan dan pendamping lokal desa wajib menyukseskan pogram SDGs Desa.

“ini menjadi tugas wajib bagi kami semua dan ini menjadi program prioritas dana desa pada tahun 2021 ini”, Ucap Abi

Dirinya juga mengakui bahwa selama ini di setiap kegiatan selalu menerima imbalan hampir disetiap pertemuan didesa yang sudah di bimbing dan dirinya hadir dalam kegiatan tersebut sebagai instruktur atau narasumber.

Terkait dengan perbup No 5 tahun 2020 dirinya mengatakan bahwa hal ini di ketahui olehnya dan juga sudah pernah membahas masalah tersebut dengan Kabid BPMPPKB Aceh Utara beberapa waktu lalu dan akan di lakukan perubahan.

Baca Juga:  Menyambut Bulan Ramadhan, Polres Simeulue bagi Daging Meugang

“Saat itu kita sudah duduk bersama dan ada buk kabid membahas masalah perbup tersebut untuk dilakukan perubahan, dan kami pertanyakan kenapa perbupnya begini sedangkan di Kabupaten lain tidak dan itu kami bahas secara lisan”, terang Abi.

TA berharap Perbup tersebut harus di ubah karena di kabupaten lain tidak demikian.

Selain itu dirinya juga mengatakan bahwa semua biaya untuk Pogram SDGs desa itu ditangung oleh desa, dan juga disitu nanti tergantung juga biaya instruktur atau narasumber.

Namun disaat awak media mempertanyakan apakah boleh seorang tenaga ahli menerima biaya tersebut, dirinya mengatakan boleh .

“Boleh karena disitu yang kita terima adalah biaya transport bukan honoranium, dan tidak ada patokan ” ucap nya.

Baca Juga:  Partai Golkar Aceh Salurkan Bantuan Kepada Warga Korban

“Tugas dari pada pendamping adalah mengfasilitasi bukan melakukan pengutipan” jelasnya.

Dirinya juga menegaskan bahwa apa yang telah berjalan selama ini tidaklah betentangan dengan perbup No 5 tahun 2020.

Sementara itu sebelumnya awak media pada jumat (11/06/2021) lalu mengkonfirmasi Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Aceh Utara terkait dengan isu adanya perubahan Perbup No 5 Tahun 2020 .

Kepala BPKD Aceh Utara Dra Salwa di dampingi oleh sekretaris BPKD melalui Kabid Anggaran Harismunandar menyampaikan bahwa tidak ada perubahan perbup no 5 tahun 2020 dan yang bakal terjadi perubahan adalah isi didalamnya yang berkaitan dengan biaya belanja Pegawai siltap kemarin.

“Perubahan yang dilakukan tidak menyeluruh tapi hanya berkaitan dengan siltap saja.”, Ucap Haris.(Rjn/Red)

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

Berita Terkini

LPPM STIAPEN Nagan Raya Gelar Workshop Penelitian Khusus Untuk Mahasiswa

LPPM STIAPEN Nagan Raya Gelar Workshop Penelitian Khusus Untuk Mahasiswa

Berita   Daerah   Headline   Kesehatan   Lifestyle   Nasional   News   Sorotan
Kasus Pembunuhan di Aceh Timur Terungkap, Polisi: Diduga Terkait Hubungan Asmara

Kasus Pembunuhan di Aceh Timur Terungkap, Polisi: Diduga Terkait Hubungan Asmara

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Kesehatan   Nasional   News   Trend
Ketua LEMKASPA, Sosok Pj Gubernur Aceh, Mendagri Jangan Asal Tunjuk

Ketua LEMKASPA, Sosok Pj Gubernur Aceh, Mendagri Jangan Asal Tunjuk

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Nasional   News   Trend
APBA 2022 tidak Memihak kepada Rakyat

APBA 2022 tidak Memihak kepada Rakyat

Berita   Daerah   Headline   Lifestyle   News   Otomotif   Trend
Anggota DPRA : Erosi Krueng Tripa Semakin Parah, Pemerintah Tutup Mata

Anggota DPRA : Erosi Krueng Tripa Semakin Parah, Pemerintah Tutup Mata

Berita   Daerah   Headline   Kolom   Nasional   News   Olahraga   Trend
Kapolda Aceh Apresiasi Anak-anak Sekolah di Kecamatan Darul Imarah Ikut Vaksin

Kapolda Aceh Apresiasi Anak-anak Sekolah di Kecamatan Darul Imarah Ikut Vaksin

Berita   Daerah   Epaper   Headline   Kesehatan   Nasional   News   Travel
Bank Aceh Syariah, Waspada Penipuan dengan Permintaan Informasi Pribadi

Bank Aceh Syariah, Waspada Penipuan dengan Permintaan Informasi Pribadi

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Lifestyle   Nasional
Bank Aceh Syariah Bakal Kuatkan Pelayanan Sistem Digitalisasi di 2022

Bank Aceh Syariah Bakal Kuatkan Pelayanan Sistem Digitalisasi di 2022

Berita   Bola   Headline   Lifestyle   Nasional   News   Trend
Polda Aceh Laksanakan Vaksinasi Merdeka di SD Negeri 1 Lam Ujong

Polda Aceh Laksanakan Vaksinasi Merdeka di SD Negeri 1 Lam Ujong

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Kesehatan   Travel   Trend
Mobil bersama Wajah Pelaku Tabrak Lari Terekam CCTV, Polda Aceh Bentuk Tim

Mobil bersama Wajah Pelaku Tabrak Lari Terekam CCTV, Polda Aceh Bentuk Tim

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Nasional   News   Trend