- 3 Maret 2021

Saham PT Delta Jakarta Rontok Usai Jokowi Cabut Izin Miras

Saham PT Delta Jakarta Rontok Usai Jokowi Cabut Izin Miras
Saham Delta Jakarta, produsen bir Anker, rontok 2,31 persen ke posisi 3.810 pada penutupan perdagangan sesi I siang ini, Rabu 03/03/2021. (Foto:Ilurtasi/ News Analisa)  
Penulis
|
Editor

Jakarta – Saham PT. Delta Jakarta, produsen Bir Anker ‘keok’ sehari setelah  Presiden Joko Widodo, mencabut izin investasi minuman keras atau minuman beralkohol, yang sebelumnya tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal.

Dilansir dari CNN Indoensia, pada penutupan perdagangan sesi I, saham Delta Jakarta atau DLTA rontok 2,31 persen menjadi 3.810 dari level pembukaan, yakni 3.900, mengutip RTI Infokom,

Sepanjang sesi pertama Rabu (3/3), perusahaan yang 26 persen sahamnya dimiliki Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta ini tercatat memiliki transaksi sebesar Rp 876,22 juta.

Padahal, dua hari sebelumnya saham tampak bergairah, pada Selasa (2/3) perusahaan yang terkenal dengan merek dagang Bir Anker ini menguat 2,09 persen dan Senin (1/3) perseroan menguat 1,6 persen.

Hal serupa juga terjadi pada PT Multi Bintang Indonesia (Tbk). Saham produsen Bir Bintang ini melemah 1,87 persen pada sesi pertama hari ini, melandai ke 9.175 per saham.

Transaksi tercatat senilai Rp170 juta, sementara asing terpantau tidak melakukan aksi jual maupun beli.

Pada dua hari sebelumnya, emiten berkode MLBI ini mencatatkan pergerakan fluktuatif, menguat pada Senin (1/3) sebesar 4,75 persen, namun melemah 0,27 persen pada Selasa (2/3).

Padahal, pada dua hari sebelumnya saham tampak bergairah. Pada Selasa (2/3) perusahaan yang terkenal dengan merek dagang Bir Anker ini menguat 2,09 persen dan Senin (1/3) perseroan menguat 1,6 persen.

Nasib serupa juga terjadi pada PT Multi Bintang Indonesia (Tbk). Saham produsen Bir Bintang ini melemah 1,87 persen pada sesi pertama hari ini, melandai ke 9.175 per saham.

Transaksi tercatat senilai Rp170 juta, sementara asing terpantau tidak melakukan aksi jual maupun beli.

Pada dua hari sebelumnya, emiten berkode MLBI ini mencatatkan pergerakan fluktuatif, menguat pada Senin (1/3) sebesar 4,75 persen, namun melemah 0,27 persen pada Selasa (2/3). (Red)

Sumber: CNN Indoensia

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

Berita Terkini