News Analisa - Rabu, 15 September 2021

Rektor IPB: Percepatan Transformasi Teknologi Pertanian Menuju 4.0 Harus Disegerakan

Rektor IPB: Percepatan Transformasi Teknologi Pertanian Menuju 4.0 Harus Disegerakan
Rektor IPB Prof, Arif Satria (Doc: Istimewa)  
Penulis
|
Editor

Bogor, News Analisa – Prof Arif Satria, Rektor IPB University menyebutkan bahwa perkembangan teknologi yang dipicu oleh disrupsi revolusi 4.0 dalam konteks pertanian sudah harus dikembangkan. IPB University telah mewadahinya dalam konsep Agromaritim 4.0. Berbagai strategi pengembangan dan roadmap untuk lima tahun ke depan telah dikembangkan. Ia berharap inovasi agromaritim 4.0 dari IPB University dapat diimplementasikan di lapangan.

Dalam Webinar Propaktani “Update Perkembangan Teknologi Pertanian dalam Peningkatan Produktivitas dan Ketahanan Nasional” Rabu (7/9/2021) ini, ia menandaskan bahwa inovasi smart farming dan manajemen lingkungan teknologi 4.0 telah banyak dikembangkan oleh IPB University. Mulai dari traktor tanpa pengemudi, pemetaan, pemantauan kesehatan tanaman padi hingga sistem pendugaan masa panen secara presisi.

Baca Juga:  Murban Energy UEA Lakukan Penandatanganan Kerjasama dengan Pemerintah Aceh

Semuanya terangkum dalam sistem produksi padi sawah cerdas, deteksi pintar kesehatan padi, SMARTSeeds layanan pintar pemupukan dan irigasi.

Dikatakannya, inovasi IPB University tidak hanya berhenti di bidang manajemen lingkungan, namun inovasi biomaterial, substitusi pangan, hingga sosial. Terutama di bidang sosial, IPB University telah mengembangkan Data Desa Presisi untuk diterapkan di desa-desa di Indonesia selama dua tahun. Program sociopreneurship yakni One Village One CEO juga dikembangkan untuk mengkonsolidasi Bumdes di tiap desa dan mendalami teknologi pertanian 4.0 pada petani kecil.

“Memang transformasi ini butuh suatu desain yang komprehensif. Telah saya sampaikan juga kepada pemerintah. Bersama-sama pemerintah maupun perguruan tinggi dan NGO (Non Governmental Organization) untuk melakukan proses percepatan transformasi karena 4.0 sudah menjadi keniscayaan,” terangnya dalam rilis IPB, Jumat (9/9/2021).

Baca Juga:  Guru Besar IPB University, Pengembangan Perikanan Budi Daya Berbasis Komoditas Unggulan Setempat

Ia menambahkan bahwa Indonesia harus belajar memanfaatkan momentum pandemi COVID-19. “Bukan soal ketepatan semata, namun kecepatan juga penting agar pembangunan pedesaan dapat segera diwujudkan. Petani tidak perlu memahami semua teknologi 4.0, namun setidaknya beberapa hal pokok wajib diketahui. Misalnya paham untuk mendeteksi hama penyakit tanaman menggunakan Smartphone Panen.

“Penerapan teknologi 4.0 yang lebih sulit seperti drone atau robot perlu diawali dan difasilitasi oleh lembaga pemerintah daerah atau lembaga nirlaba. Meningkatnya jumlah sociopreneur juga mampu membantu petani dalam pemanfaatan teknologi tersebut, ” tuturnya.

Menurutnya akan lebih baik lagi bila terdapat unit percepatan di tiap desa. Bisa melalui bantuan unit penyuluh, walau prosesnya dinilai lumayan rumit. Kebijakan terkait penggunaan teknologi 4.0 tersebut harus segera disiapkan seperti yang telah dikembangkan Taiwan. “Regulasi tidak boleh lamban merespon teknologi agar dapat mengantisipasi hantaman disrupsi di kemudian hari, ” ungkapnya.

Baca Juga:  Arab Saudi Desak Taliban Jaga Warga Sesuai Prinsip Islam

Webinar ini digelar atas kerjasama antara Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI, Komite Pengusaha Mikro Kecil Menengah Indonesia Bersatu (KOPITU), Kedutaan Besar RI di Addis Ababa, Ethiopia, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), IPB University dan Propaktani TV. [] Hari

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

Berita Terkini

Gubernur Resmikan Dua Ruas Jalan Multiyears Contract di Aceh Tamiang

Gubernur Resmikan Dua Ruas Jalan Multiyears Contract di Aceh Tamiang

Berita   Daerah   Headline   Lifestyle   Nasional   News   Trend
Gubernur Aceh Ikuti Peringatan HANI Secara Virtual

Gubernur Aceh Ikuti Peringatan HANI Secara Virtual

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Nasional   News   Trend
Jalan Multiyears Tuntas, Para Pimpinan Daerah Sampaikan Terima Kasih kepada Gubernur

Jalan Multiyears Tuntas, Para Pimpinan Daerah Sampaikan Terima Kasih kepada Gubernur

Berita   Daerah   Lifestyle   Nasional   News   Travel   Trend
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh Raih Juara Dua Stand Terbaik Pada Pameran Bandung Tourism, Craft And Investment Expo 2022 Di Bandung

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh Raih Juara Dua Stand Terbaik Pada Pameran Bandung Tourism, Craft And Investment Expo 2022 Di Bandung

Advertorial   Berita   Daerah   Headline   Nasional   News   Travel   Trend
Kinerja Moncer Pelindo Pasca Merger

Kinerja Moncer Pelindo Pasca Merger

Advertorial   Berita   Daerah   Headline   Nasional   News   Tekno   Trend
Gubernur Harapkan PBSI Aceh Mampu Lahirkan Atlet Berprestasi

Gubernur Harapkan PBSI Aceh Mampu Lahirkan Atlet Berprestasi

Berita   Daerah   Headline   Nasional   News   Trend
Pemerintah Aceh Dorong Pengusaha Lokal Angkat Produk UMKM Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri

Pemerintah Aceh Dorong Pengusaha Lokal Angkat Produk UMKM Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri

Berita   Daerah   Headline   Lifestyle   Nasional   News   Trend   Wisata
Bertebaran Spanduk Menolak PDI-P Aceh Besar di Pimpin oleh Mantan Narapidana Koruptor

Bertebaran Spanduk Menolak PDI-P Aceh Besar di Pimpin oleh Mantan Narapidana Koruptor

Berita   Daerah   Headline   Trend
Keluarga Korban Penganiayaan Oknum Sat Pol PP-WH, Ketua DPRK Kota Banda Aceh Diminta Turun Tangan

Keluarga Korban Penganiayaan Oknum Sat Pol PP-WH, Ketua DPRK Kota Banda Aceh Diminta Turun Tangan

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Lifestyle   Nasional   News   Trend
Tingkatkan Promosi Produk Aceh, Disperindag Laksanakan Business Matching Indonesia Aceh Malaysia

Tingkatkan Promosi Produk Aceh, Disperindag Laksanakan Business Matching Indonesia Aceh Malaysia

Advertorial   Berita   Daerah   Headline   Lifestyle   Nasional   News   Trend