- 10 Oktober 2021

Pimpinan Darud Donya Sampaikan Terima Kasih Atas Pemugaran Makam Sultan Aceh

Pimpinan Darud Donya Sampaikan Terima Kasih Atas Pemugaran Makam Sultan Aceh
Cut Putri Pimpinan Darud Donya bersama keluarga kesultanan Aceh Darussalam. Doc:Istimewa/News Analisa)  
Penulis
|
Editor

Banda Aceh, News Analisa – Pemimpin Darud Donya Cut Putri Cucu Sultan Aceh Keturunan Sultan Jauharul Alamsyah Johan Berdaulat Zillullah Fil Alam, hadir dalam kunjungan ziarah bersama keluarga besar Kesultanan Aceh Darussalam, di makam Sultan Aceh Sultan Muhammad Daud Syah di Jakarta (10/10/2021)

Turut hadir dalam kesempatan itu adalah para keturunan Sultan Aceh yang berdiam di Jakarta, termasuk Tengku Dian Anggraeni sebagai perwakilan keluarga di Jakarta.

Seperti diketahui makam Sultan Muhammad Daud Syah, dan beberapa keluarga Kesultanan Aceh Darussalam di TPU Rawamangun Jakarta, sedang dalam proses pemugaran oleh Pemerintah DKI Jakarta.

“Kami dari keluarga keturunan Sultan Aceh sangat berterima kasih kepada segala pihak yang telah ikut andil dalam pemugaran ini. Terutama Bapak Gubernur Anies Baswedan dari Pemerintah DKI Jakarta, Taman Iskandar Muda (TIM) Jakarta, dan berbagai pihak lainnya”, ucap Cut Putri penuh syukur.

“Hal ini sangat bertolak belakang dengan yang sedang terjadi di Aceh, dimana makam para Raja dan Ulama Kesultanan Aceh justru dimusnahkan sewenang-wenang oleh pemerintah di Aceh”, sesal Cut Putri.

Cut Putri berharap pemerintah di Aceh dapat meneladani sikap Pemda DKI Jakarta, yang sangat menghormati jasa para pahlawan bangsa.

Dalam kesempatan ziarah tersebut keluarga Sultan Aceh juga melakukan koreksi proyek pemugaran, karena ada satu makam di pinggir yang ikut direnovasi di luar desain awal, padahal bukan makam keluarga Kesultanan Aceh.

“Koreksi ini sangat penting, agar tak ada pihak-pihak yang dapat mengaku-ngaku sebagai keturunan Sultan Aceh, padahal bukan. Karena silsilah keturunan Sultan Aceh cukup terjaga, keluarga besar kami saling mengenal dekat, dan akrab satu sama lain selama bergenerasi-generasi, sehingga apabila ada yang mengaku-ngaku sebagai keturunan Sultan Aceh maka akan sangat mudah untuk mendeteksinya”, ujar Cut Putri yang makam kakeknya ikut dipugar dalam proyek pemugaran tersebut.

Pemimpin Darud Donya Cut Putri berharap proses pemugaran berjalan lancar, dan tentunya mendapat keberkahan dari Allah Subhanahu wa ta’ala.

“Dan semoga para pemimpin di Aceh dapat belajar bagaimana cara menghormati para pejuang pahlawan, sebagaimana Bapak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghormati para pahlawan bangsa”, tutup Cut Putri.(*)


 

Bagikan:

Tinggalkan Komentar