www.newsanalisa.com - May 4, 2021

Pengamat Politik Aceh, Anggota DPRA Gagal Nalar

Pengamat Politik Aceh, Anggota DPRA Gagal Nalar
Kepala Penelitian Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha), Dr. Taufiq A Rahim 8/3/2021 (Foto:Istimewa/News Analisa)  
Penulis
|
Editor

Banda Aceh, News Analisa – Pengamat politik Aceh Dr Taufik A Rahim kembali menyoroti kinerja Anggota (DPRA) dalam menyikapi persoalan Pilkada Aceh. Dalam konteks politik modern dan kemampuan meyakinkan secara politik Pemerintah Pusat terhadap tuntutan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) adalah, strategi meyakinkan pelaksanaan Pilkada Aceh pada tahun 2022 sesuai dengan Undang-Undang Pemerintah Aceh (UUPA), yaitu UU Nomor 11 Tahun 2006.

Taufik A Rahim, menjelaskan terkait pelaksanaan Pilkada Aceh harus konsisten dengan kekhususan Aceh setelah Perjanjian Damai Aceh melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki 2005. Sehingga Aceh tidak sama dengan daerah lainnya di Indonesia. Kata Pengamat Politik Aceh kepada media Media News Analisa, Selasa (4/05/2021)

Dr. Taufik A Rahim, juga menerangkan Pemerintah Aceh (Gubernur/eksekutif) dan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA/legislatif) didukung pimpinan Partai Lokal dan lainnya serta Wali Nanggrou (WN), jika perlu”Uni Eropah” (sebagai pihak yang terlibat perdamaian Aceh) untuk meyakinkan Pemerintah Pusat Jakarta terkaita pelaksanaan Pilkada Aceh.

Baca Juga:  Polda Aceh Terima Audiensi GM PLN

“Terutama pengambil kebijakan politik Presiden Republik Indonesia (RI) agar memberikan hak dan ruang realisasi kekhususan Aceh atau keistimewaan untuk melaksanakan Pilkada pada tahun 2022. Disamping banyak lagi kekhususan Aceh lainnya yang masih belum mampu dilaksanakan,”

Jika mengikuti pelaksanaan serentak pada 2024, maka terlalu banyak kerugian bagi Aceh termasuk kebijakan-kebijakan strategis yang diperlukan untuk membangun Aceh serta usaha merubah kehidupan juga peningkatan kesejahteraan rakyat Aceh akan terganggu, terkendala serta tereduksi, karena Aceh tidak memiliki pemimpin atau Gubernur definitif, termasuk 20 daerah kabupaten/kota. Hal ini sangat mengganggu kinerja pemerintahan dan pengambilan kebijakan dan keputusan yang strategis dan tepat.

Bukan malah mengajak Gubernur, Bupati, Walikota, Anggota Dewan dan seluruh perangkat pemerintah sampai tingkat Ganpong atau Geuchiek untuk mogok kerja, agar Pilkada dilaksanakan pada tahun 2022.

Baca Juga:  Ribuan Masyarakat Aceh Bakal Gaungkan Aksi GEMA 4 September Mendatang

“Ini gagal nalar, tidak rasional dan berpolitik rendahan,”

Yang diperlukan adalah strategi meyakinkan, dan membangun komunikasi politik yang meyakinkan terhadap Presiden RI agar menyetujui Aceh Pilkada pada tahun 2022. Karena makin melakukan tindakan konyol seperti “mogok kerja”, ini menunjukkan kapasitas, kemampuan serta kualitas politik elite Aceh mudah ditebak dan “dijengkal” oleh elite politik pusat.

Nah setelah sepakat “mogok kerja”, apakah gaji dan tunjangannya boleh dipotong tidak diberikan sama sekali, kemudian setelah semua sepakat berhenti bekerja, apakah boleh diganti dengan orang lain. Maka dalam hal ini selaku wakil rakya semestinya berpikir secara rasional ketika mengeluarkan argumentasi diruang publik, jangan sampai publik menjengkal kualitas pola berpikir wakil rakyat.

Baca Juga:  Takut Dibantai Taliban, 1.000 Tentara Afghanistan Kabur ke Tajikistan

“Oleh sebab itu, yang mesti dilakukan adalah berpolitik cerdas, pintar juga menggunakan strategi yang akurat serta meyakinkan selaku elite politik Aceh yang saat ini diamanahkan sebagai anggota DPRA. Jangan konyol, “dungu”, tidak sehat dan “unfaedah” selaku anggota dewan dalam berargumentasi,”

Jika model berfikir dan bereaksi seperti itu, namanya gagal nalar, sementara segala gaji, tunjangan serta berbagai fasilitas yang diberikan oleh negara berasal dari rakyat, seperti sia-sia belaka. Disamping “unfaedah”, gagal nalar sia-sia belaka, juga tidak mampu memperjuangkan perbaikan dan perubahan bagi kehidupan rakyat secara makro dan kompleks, ternyata memalukan rakyat Aceh dimata Pemerintah Pusat, dipikir oleh Pemerintah Pusat dan elite politik di Jakarta, ini sama dan sebangun semuanya model serta kualitas wakil rakyat Aceh. Demikian pungkas pengamat politik Aceh (*)


 

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

Berita Terkini

Disdik Aceh dan Kemendikbud Ristek Gelar Bimtek E-Pembelajaran Berbasis TV 

Disdik Aceh dan Kemendikbud Ristek Gelar Bimtek E-Pembelajaran Berbasis TV 

Berita   Daerah   Headline   Kesehatan   Nasional   News   Pendidikan   Trend
Perangi Narkoba, Pelajar SMA Ikuti Diklat Konselor Sebaya

Perangi Narkoba, Pelajar SMA Ikuti Diklat Konselor Sebaya

Berita   Daerah   News   Pendidikan   Trend
Menyambut Hut ke 57, Partai Golkar Abdya Bantu Warga Kurang Mampu

Menyambut Hut ke 57, Partai Golkar Abdya Bantu Warga Kurang Mampu

Berita   Daerah   Headline   Nasional   News   Politik
Pemerintah Turki Serius Dalami Pemusnahan Situs Sejarah Gampong Pandee

Pemerintah Turki Serius Dalami Pemusnahan Situs Sejarah Gampong Pandee

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Lifestyle   Nasional   News   Trend   Wisata
Junta Myanmar Bebaskan Ratusan Tahanan Termasuk Jubir Suu Kyi

Junta Myanmar Bebaskan Ratusan Tahanan Termasuk Jubir Suu Kyi

Berita   Daerah   Headline   Kolom   Nasional   News   Travel
Disdik Gelar Event Aceh Marching Band Championship-VI Tahun 2021

Disdik Gelar Event Aceh Marching Band Championship-VI Tahun 2021

Berita   Daerah   Headline   Nasional   News   Pendidikan   Trend
Polisi Ungkap Kasus Peredaran 1,37 Ton Ganja Jaringan Jakarta-Medan-Aceh

Polisi Ungkap Kasus Peredaran 1,37 Ton Ganja Jaringan Jakarta-Medan-Aceh

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Kesehatan   Nasional   News   Trend
Kemenag Jelaskan Skema Perjalanan Umrah di Masa Pandemi Covid-19

Kemenag Jelaskan Skema Perjalanan Umrah di Masa Pandemi Covid-19

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Kesehatan   Lifestyle   Nasional   News   Trend
Hari Kedua STQHN Maluku, Kafilah Aceh Tampilkan Dua Peserta

Hari Kedua STQHN Maluku, Kafilah Aceh Tampilkan Dua Peserta

Berita   Daerah   Headline   Pendidikan   Trend   Wisata
FKH USK Gelar Konferensi Internasional Secara Virtual

FKH USK Gelar Konferensi Internasional Secara Virtual

Berita   Daerah   Headline   Nasional   News   Trend