- 24 April 2022

Pengamat Ekonomi: Keberadaan PT PEMA Tidak Ada Kontribusi kepada Masyarakat Aceh

Pengamat Ekonomi: Keberadaan PT PEMA Tidak Ada Kontribusi kepada Masyarakat Aceh
Pengamat Ekonomi Universitas Muhammadiyah (UNMUHA) Aceh, Taufiq A Rahim)  
Penulis
|
Editor

Banda Aceh, News Analisa – Pengamat Ekonomi Aceh, Dr. Taufik A Rahim, menegaskan kepada PT. PEMA jangan mengatasnamakan kepentingan rakyat untuk mengeruk APBA. Masuki usia ke 3, kehadiran PT Pembangunan Aceh belum mempu menciptakan perubahan terhadap perekonomian masyarakat Aceh. Hal ini dikatakan Dr. Taufik A Rahim pengamat Ekonomi Aceh. Pada Minggu (24/04/2022).

PT Pembangunan Aceh (PEMA) yang berulang tahun ketiga, dinilai serta mendapatkan apresiasi oleh Pemerintah Aceh sukses kinerja serta berhasil membangun aktivitas meningkatkan pendapatan masyarakat Aceh.

“Apakah ini bukan sekedar kamuflase dengan memanfaatkan anggaran belanja publik dari Anggran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) yang sudah miliaran rupiah untuk mengelola perusahaan tersebut yang secara realitas tidak ada manfaatnya sama sekali bagi rakyat. Kecuali gaji-gaji yang besar untuk para pengelola dan manajemen PT. PEMA,” kata Taufik.

Secara bukti nyata tidak ada manfaat yang diterima rakyat Aceh dengan kehadiran PT. PEMA, sementara blok B dan yang selama ini dibangga-banggakan telah meningkatkan pendapatan rakyat.

“Sesungguhnya tidak lebih hanya menguntungkan perusahaan eksplorasi dan orang-orang tertentu di Pemerintah Aceh dan manajemen PT. PEMA,” Jika benar telah memberikan kontribusi dan meningkatkan pendapat rakyat Aceh, apa bukti dan indikatornya? Juga termasuk kesuksesan PT. PEMA didalam bidang apa saja?

Karena itu jangan menggantang asap dengan menjual nama dan kepentingan rakyat Aceh, sementara rakyat Aceh sama sekali tidak ada manfaat serta kontribusinya sama sekali untuk rakyat Aceh.

Sehingga PT. PEMA tidak lebih sebagai “agen atau broker” proyek yang hanya menikmati “success fee” dan gaji besar dengan tetap dipertahankan kehadirannya yang seolah-olah PT PEMA benar-benar kehadirannya ada manfaat untuk rakyat Aceh.

Taufik, juga menegaskan pada kenyataannya untuk memperkaya orang-orang tertentu yang tetap rakus memanfaatkan ketidaktahuan eksistensiĀ  dan kehadiran PT. PEMA yang digembar-gemborkan sukses dan berhasil di Aceh dalam mengelola eksplorasi dan eksploitasi mineral, bahan tambang serta minyak dan gas (migas) di Aceh. Ini semua hanya pembohongan publik semata. Ungkap Taufik.***


 

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

Berita Terkini