www.newsanalisa.com - December 13, 2020

Lifestyle Ketofastosis Semakin Diminati di Aceh

Lifestyle Ketofastosis Semakin Diminati di Aceh
FIC Ketofastosis Aceh, Arroni Walecsha  Dukumen Foto News Analisa
Penulis
|
Editor

Pola hidup ala Ketofastosis semakin diminati di Aceh, hal ini berdasarkan jumlah masyarakat yang ingin berkonsultasi kepada FIC Aceh, Arroni Walecsha, dari berbagai kalangan yang mengalami berbagai penyakit terus mengalami peningkatan setiap harinya.

“Masyarakat yang ingin berkonsultasi terkait dengan pola hidup ketofastosis di Aceh semakin meningkat, masyarakat sudah melihat bukti bahwa banyak orang yang mengalami penyakit kronis seperti stroke, hepatitis, lambung, jantung, asam urat, dan lain lain, tidak perlu terikat dengan prodak tertentu dan terbebas dari pengeluaran yang berlebihan,” ujar Ust Roni

Dilansir dari Serambinews 500.000 warga Aceh mengalami penyakit diabetes mellitus atau kencing manis, kemudian Aceh juga berada di urutan nomor delapan kematian yang disebabkan oleh kardiovaskular atau penyakit jantung dan pembuluh darah dari 34 provinsi di Indonesia (Sumber : Serambinews) kemudian kasus stroke di Aceh juga tinggi secara nasional (Sumber : Serambinews).

Baca Juga:  Musyawarah Nasional PPSKI Tetapkan Nanang Purus Subendroe Sebagai Ketua Umum

“Karena itu, pola hidup ketofastosis sangat cocok untuk dijalani oleh masyarakat Aceh, alhamdulillah sudah banyak yang sembuh, hanya mengubah pola makan saja, dan ini juga cocok dengan tradisi orang Aceh yang suka dengan Kuah Beulangeung,” ungkap roni

Roni melanjutkan, semangat sosialisasi pola hidup ketofastosis kepada masyarakat murni karena dorongan sosial, keprihatinan serta ingin memberikan solusi atas berbagai penyakit yang dialami masyarakat, bukan dorongan bisnis.

“Kita peduli sama masyarakat yang sudah mengalami penyakit berat tapi belum sembuh sembuh, sementara obat terus dikonsumsi, apalagi masyarakat kurang mampu, jangankan untuk beli obat, untuk makan sehari hari saja susah, bagi orang kaya juga susah, banyak uang tapi tidak bisa makan makanan yang lezat lezat, bahkan bagi yang mengalami stroke, jantung, diabetes, hanya bisa makan nasi putih sama kuah bening, ini tentu membuat kami terdorong untuk membantu memberi solusi dan alhamdulillah sudah banyak yang sembuh,” lanjut Mudir Dayah Al ‘Athiyah Banda Aceh ini.

Baca Juga:  Diplomat Rusia Pulang dari Korut Pakai Troli Didorong Sendiri

Dalam waktu dekat, komunitas ketofastosis Indonesia bekerja sama dengan BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan, Akan mengadakan acara Zoominar “ASK THE EXPERT” yang akan diikuti oleh lingkungan internal BPJS di seluruh Indonesia.

Zoominar ini bisa diikuti melalui channel Youtube berikut ini Live Streaming Youtube :https://www.youtube.com/channel/UCF7DdIDrcN75UCmD3zSTfhA

Hari : Senin, 21 Desember 2020 Jam 18.30 sd 21.00 WIB

Acara ini akan diisi dengan testimoni dari para tenaga kesehatan yang telah menjalankan gaya hidup KetoFastosis, yaitu :
1. dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A(K)
2. dr. Eka Musridharta, Sp.S, KIC, MARS
3. dr. Kobal Sangaji, Sp.KFR
4. dr. Azharul Yusri, Sp.OG

Baca Juga:  Pengembangan TI Kampus Harus Didukung Perubahan Pola Pikir

Acara ini juga akan diliput secara LIVE di Facebook pada wall pribadi FB Tyo Prasetyo (https://www.facebook.com/immunator.prasetyo).

Semoga acara ini menjadi ajang berbagi ilmu yang bermanfaat dalam rangka membantu pemerintah menggalakkan pentingnya gaya hidup sehat untuk mencegah kemunculan sindrom metabolik dan penyakit degeneratif di masyarakat Indonesia.

Untuk diketahui, Ketofastosis merupakan gabungan dari Ketogenic dan fastosis. Ketogenic merupakan sebuah pola makan rendah karbohidrat, tinggi lemak dan protein sedang. Sedangkan fastosis sendiri adalah fasting on ketosis yang artinya Puasa dalam kondisi ketosis. Fastosis bukan sebuah pola makan tapi merupakan sebuah gaya hidup yang harus diaplikasikan seumur hidup.

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

Berita Terkini

Akhiri Perawatan di RSUCM Nova Jalani Perawatan di RSUDZA

Akhiri Perawatan di RSUCM Nova Jalani Perawatan di RSUDZA

Berita   Daerah   Headline   Kesehatan   Trend
Nova Pimpin Rapat Percepatan Realisasi APBA 2021

Nova Pimpin Rapat Percepatan Realisasi APBA 2021

Berita   Daerah   Headline   Kesehatan   Nasional   News   Politik   Trend
Hotman Paris dan Para Artis Kecam Prilaku Satpol PP Aceh yang Usir Anjing Hingga Mati

Hotman Paris dan Para Artis Kecam Prilaku Satpol PP Aceh yang Usir Anjing Hingga Mati

Berita   Daerah   Headline   Nasional   News   Trend   Wisata
Bunuh Anjing Demi Wisata Halal, Dunia Internasional Kecam Aceh

Bunuh Anjing Demi Wisata Halal, Dunia Internasional Kecam Aceh

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Lifestyle   Nasional   News   Trend
Ciptakan Lingkungan Sejuk, Dinas DKP Aceh Gelar Gotong Royong dan Tanam Sejumlah Pohon

Ciptakan Lingkungan Sejuk, Dinas DKP Aceh Gelar Gotong Royong dan Tanam Sejumlah Pohon

Berita   Daerah   Headline   Kesehatan   Nasional   News   Trend
H. Irmawan: VUB Badan Litbang Pertanian Kunci Peningkatan Produksi Padi Aceh Besar

H. Irmawan: VUB Badan Litbang Pertanian Kunci Peningkatan Produksi Padi Aceh Besar

Berita   Daerah   Headline   Nasional   News   Trend
Disdik Aceh dan Kemendikbud Ristek Gelar Bimtek E-Pembelajaran Berbasis TV 

Disdik Aceh dan Kemendikbud Ristek Gelar Bimtek E-Pembelajaran Berbasis TV 

Berita   Daerah   Headline   Kesehatan   Nasional   News   Pendidikan   Trend
Perangi Narkoba, Pelajar SMA Ikuti Diklat Konselor Sebaya

Perangi Narkoba, Pelajar SMA Ikuti Diklat Konselor Sebaya

Berita   Daerah   News   Pendidikan   Trend
Menyambut Hut ke 57, Partai Golkar Abdya Bantu Warga Kurang Mampu

Menyambut Hut ke 57, Partai Golkar Abdya Bantu Warga Kurang Mampu

Berita   Daerah   Headline   Nasional   News   Politik
Pemerintah Turki Serius Dalami Pemusnahan Situs Sejarah Gampong Pandee

Pemerintah Turki Serius Dalami Pemusnahan Situs Sejarah Gampong Pandee

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Lifestyle   Nasional   News   Trend   Wisata