- 22 Juni 2021

KKP Sosialisasi Batas Wilayah Penangkapan Ikan di Aceh Timur

KKP Sosialisasi Batas Wilayah Penangkapan Ikan di Aceh Timur
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Aliman S,SPi M,Si bersama Asisten II Setdakab Aceh Timur, Aiyub S.Km, M.Si, Anggota DPR RI Komisi IV Muslim, SHI, MM, Plt direktur Penangganan Pelanggaran Nugroho,Direktur Pelindungan WNI dan BHI Kemenlu, Nugroho Aji dan 150 peserta dari Nelayan Aceh Timur, Acara Berlangsung di Pendopo Bupati Aceh Timur, Idi Rayeuk. Selasa, 22 /06/2021. Doc: News Analisa)  
Penulis
|
Editor

Aceh Timur, News Analisa – Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP-RI) dalam rangka meningkatkan pemahaman kepada masyarakat nelayan mengadakan sosialisasi pemberian pemahaman kepada nelayan mengenai batas-batas areal penangkapan ikan dalam wilayah teritorial Republik Indonesia.

Dalam acara ini turut hadir Bupati Aceh Timur yang diwakili Asisten II Setdakab Aceh Timur, Aiyub S.Km, M.Si, Anggota DPR RI  Komisi  IV Muslim, SHI, MM, Plt Direktur Penangganan Pelanggaran Nugroho,Direktur Pelindungan WNI dan BHI Kemenlu, Nugroho Aji dan 150 peserta dari Nelayan Aceh Timur, Acara Berlangsung di Pendopo Bupati Aceh Timur, Idi Rayeuk. Selasa, (22/06/2021).

Dalam pembukaan kegiatan tersebut Bupati Aceh Timur yang diwakili Asisten II Setdakab Aceh Timur, sangat mengapresiasi kepada pihak Kementerian Kelautan dan Perikana Republik Indonesia (KKP) yang telah menunjukan kepedulian kepada nelayan dalam rangka pemberian pemahaman mengenai batas-batas wilayah areal penangkapan ikan.

“Selama ini banyak nelayan kami yang tidak mengetahui batas-batas wilayah penangkapan ikan, sehingga banyak diantara meraka ditangkap oleh pihak otoritas asing,” kata Asisten II pada pembukan kegiatan.

Kapala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Aceh menyerahkan cinderamata kepada Plt Direktur Penangganan Pelanggaran Nugroho,Direktur Pelindungan WNI dan BHI Kemenlu, Nugroho Aji (Selasa, 22/06/2021)

Sosialisasi batas areal penangkapan ikan oleh pihak (KKP) diharapkan mampu mendorong kesadaran masyarakat nelayan tidak melakukan operasi penangkapan diluar batas perairan suatu Negara.

Pada kegiatan tersebut, juga menghadirkan sejumlah stakeholder, baik dari kalangan Instansi Pemerintah, Instansi Swasta dan masyarakat Nelayan Aceh Timur.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Aceh, Aliman S,Pi M,Si yang diminta oleh KKP untuk memberikan materi menjelaskan bahwa, efek dari nelayan melakukan operasi penangkapan ikan diluar batas wilayah teritorial Negara Republik Indonesia mengakibat nelayan-nelayan banyak yang ditangkap dengan tuduhan melanggar batas wilayah suatu Negara.

“Nelayan Aceh yang ditangkap oleh pihak keamanan laut Negara tetangga akibat melanggar batas wilayah, selain faktor cuaca, juga ketidakpahaman batas-batas wilayah penangkapan. Namun yang perlu digaris bawahi disini, cukup banyak nelayan kita yang ditangkap kerena melanggar batas wilayah,” kata Kadis DKP Aceh.

Selain itu, tambah Kadis Kelautan dan Perikanan Aceh, persoalan batas wilayah yang sering dilanggar oleh nelayan tradisional disebabkan keberadaan Aceh berbatasan langsung dengan Negara Thailand, Malaysia, dan Kepulauan Andaman.

“Kita tidak tau bagaimana proses hukum kedepan apabila ada warga Negara Indonesia yang ditangkap oleh pihak asing dengan tuduhan melanggar batas negara,”

Selama ini, dari pihak DKP Aceh bersama sejumlah Instasi lain telah melakukan sosialisasi dalam mengwujudkan keamanan dan keselamatan para nelayan di Aceh.

Kedepan juga Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh akan memberikan alat bantu navigasi untuk kapal-kapal yang melakukan operasi penangkapan wilayah terluar, dan penertiban dukumen kalayakan pelayaran kapal perikanan (ISO, SPB).

“Upaya-upaya pencegahan terus kita lakukan dengan melibatkan pihak-pihak terkait dalam memberikan pencerahan kepada para nelayan yang melakukan operasi penangkapan, supaya mereka dapat menyadari konsekwensinya apabila melanggar batas,” tegas Kadis DKP.

Sebagaimana diketahui sejak tahun 2018 sampai 2021,  jumlah nelayan Aceh yang tertangkap akibat melanggar batas wilayah perairan Negara mencapai 102 orang, dengan berbagai jenis ukuran kapal dan alat tangkap,  sebahagian dari mereka ada yang sudah kembali ke tanah air, ada  yang masih menjalani masa hukumam di Negara tersebut. Demikian (*)


 

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

Berita Terkini

Asisten Sekda Luncurkan Tim Insiden Keamanan Siber Aceh

Asisten Sekda Luncurkan Tim Insiden Keamanan Siber Aceh

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Nasional   News   Trend
Pemerintah Aceh Apresiasi Antusias ASN Sekretariat DPR Aceh Sumbangkan Darah

Pemerintah Aceh Apresiasi Antusias ASN Sekretariat DPR Aceh Sumbangkan Darah

Berita   Daerah   Headline   Lifestyle   Nasional   News   Trend
Cucu Sultan Aceh Minta Pemerintah Singapura Hormati Ulama Melayu yang Berkunjung ke Singapura

Cucu Sultan Aceh Minta Pemerintah Singapura Hormati Ulama Melayu yang Berkunjung ke Singapura

Advertorial   Berita   Daerah   Headline   Hukum   Nasional   News   Politik   Travel   Trend
Irjen Pol Agung Makbul Dorong Milenial Berani Laporkan Pungli dan Hidup Sederhana

Irjen Pol Agung Makbul Dorong Milenial Berani Laporkan Pungli dan Hidup Sederhana

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Nasional   News   Trend
Sekda Aceh Lepas Peserta Tour de Aceh Etape II

Sekda Aceh Lepas Peserta Tour de Aceh Etape II

Berita   Daerah   Nasional   News   Trend
Peserta Tour de Aceh Etape I Mulai Latihan Adaptasi

Peserta Tour de Aceh Etape I Mulai Latihan Adaptasi

Advertorial   Berita   Daerah   Headline   Lifestyle   Nasional   News   Trend
Sebanyak 110 Orang Disuntik Pada Vaksinasi Covid-19 Hari Pertama Usai Idul Fitri

Sebanyak 110 Orang Disuntik Pada Vaksinasi Covid-19 Hari Pertama Usai Idul Fitri

Berita   Daerah   Kesehatan   Nasional   News   Trend
Gubernur Aceh Nova Iriansyah Ikut Rakernas APPSI di Bali

Gubernur Aceh Nova Iriansyah Ikut Rakernas APPSI di Bali

Berita   Daerah   Headline   Nasional   News   Trend
Pemerintah Aceh Teken Kontrak 157 Paket Proyek APBA 2022 Tahap ke-3

Pemerintah Aceh Teken Kontrak 157 Paket Proyek APBA 2022 Tahap ke-3

Berita   Daerah   Epaper   Nasional   News   Trend
Sekda Tinjau UPTD Rumah Kemasan Aceh

Sekda Tinjau UPTD Rumah Kemasan Aceh

Berita   Daerah   Headline   Nasional   News   Trend