News Analisa - Kamis, 30 September 2021

Keturunan Sultan Aceh Minta Turki Seret Belanda Ke Mahkamah Internasional

Keturunan Sultan Aceh Minta Turki Seret Belanda Ke Mahkamah Internasional
Cut Putri Cucu dari Kesultanan Aceh Darussalam  
Penulis
|
Editor

Banda Aceh, News Analisa – Pemimpin Darud Donya Cut Putri meminta bantuan Turki untuk menyeret Belanda ke Mahkamah Internasional atas kejahatan perang yang dilakukan di Aceh. Permintaan itu dilakukan terhadap kejahatan perang yang dilakukan oleh Belanda sejak tahun 1873. Sejak pecahnya Perang Aceh melawan Belanda tahun 1873, Belanda telah melakukan banyak kejahatan perang, membumihanguskan tanah Aceh dan melakukan pembunuhan terhadap masyarakat sipil.

Belanda membakar kitab-kitab para Ulama Aceh dan manuskrip para Sultan Aceh. Belanda juga merampas barang-barang khazanah Aceh, baik senjata, meriam, emas, dan lain-lain yang dibawa lari ke Belanda.

Belanda bahkan dengan keji menghancurkan peninggalan warisan budaya Islam di Aceh, dan memusnahkan makam para Raja dan Ulama Kesultanan Aceh Darussalam. Penghancuran situs sejarah itu bahkan terus berlangsung hingga hari ini.

Baca Juga:  Pemerintah Ajak Pelaku UMKM Aceh Daftar Produknya di e-katalog, Berikut Caranya

Terkini yang sedang dilawan oleh rakyat Aceh adalah penghancuran Kawasan Situs Sejarah Istana Darul Makmur Kuta Farushah Pindi di Gampong Pande Banda Aceh.

Kawasan bersejarah tersebut sekarang sedang dihancurkan dengan dibangunnya proyek IPAL pembuangan Tinja Manusia. Padahal kawasan ini adalah pusat sejarah peradaban Islam Asia Tenggara, yang berisi ribuan makam para Raja dan Ulama Kesultanan Aceh Darussalam. Banyak sekali situs sejarah yang hancur, dan itu terjadi secara masif.

Baca Juga:  Gubernur Aceh Kirim Bantuan untuk Korban Banjir Lhoong

Proyek IPAL yang bersumber dana dari pinjaman Pihak Asing melalui APBN dibawah Kementerian PUPR RI ini, dipimpin langsung dibawah komando Konsultan dari Belanda bernama Mr. Rene Van Doorn.

Proyek ini kemudian didukung oleh antek-antek Kaphe Belanda di Aceh. Pemimpin Darud Donya meminta Turki membantu Aceh untuk menghentikan kejahatan kemanusiaan tersebut.

“Penghancuran situs sejarah di Aceh telah berlangsung ratusan tahun sejak meletusnya Perang Aceh tahun 1873, dan Perang Aceh memang belum berakhir. Sampai sekarang Aceh masih diserang oleh kaum penjajah dan antek-anteknya”, kata Pemimpin Darud Donya.

Darud Donya berharap Turki dapat membantu Aceh untuk menyelamatkan segala khazanah dan kekayaan warisan budaya dan sejarah Islam di Aceh.

Baca Juga:  Rasio Kelulusan Di SBMPTN sebesar 41 Persen, Bukti Pendidikan Aceh Berkualitas

“Sejak dulu Kesultanan Aceh dan Turki adalah bersaudara, dan insya Allah akan terus menjadi saudara sampai akhir masa dalam rahmat Allah”, kata Pemimpin Darud Donya Cut Putri, yang dikenal sebagai Tuan Putri Mehran, keturunan dari Sultan Jauhar Alam Syah Johan Berdaulat Zilullah Fil Alam, Sultan Aceh yang pernah memimpin Negara Aceh menuju kegemilangan Islam di Dunia Timur, Sultan kerajaan Islam terbesar di Asia Tenggara, yang bertahta megah di Istana Darud Donya Kesultanan Aceh Darussalam.(*)


 

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

Berita Terkini

Munawar Khalil Pimpin Ketua Umum IKA FISIP USK Periode 2022-202

Munawar Khalil Pimpin Ketua Umum IKA FISIP USK Periode 2022-202

Berita   Daerah   Headline   Lifestyle   Nasional   News   Pendidikan   Trend
USK Gelar Orientasi untuk Mahasiswa Asing

USK Gelar Orientasi untuk Mahasiswa Asing

Berita   Daerah   Headline   Nasional   News   Pendidikan   Trend
Mendagri Sebut Dana Otsus Mampu Turunkan Angka Kemiskinan

Mendagri Sebut Dana Otsus Mampu Turunkan Angka Kemiskinan

Berita   Daerah   Headline   Nasional   News   Trend
Pusat Riset Unggulan Nilam Aceh Latih 72 Peserta

Pusat Riset Unggulan Nilam Aceh Latih 72 Peserta

Berita   Daerah   Headline   Nasional   News   Tekno   Trend
PT Pertamina Launching Program Pelestarian Budaya Lokal Pariwisata di Sabang

PT Pertamina Launching Program Pelestarian Budaya Lokal Pariwisata di Sabang

Berita   Daerah   Headline   Nasional   News   Trend   Wisata
Hasil Laboratorium Forensik: Briptu WP Murni Bunuh Diri Akibat Tekanan Ekonomi

Hasil Laboratorium Forensik: Briptu WP Murni Bunuh Diri Akibat Tekanan Ekonomi

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Nasional   News   Trend
Bimtek P4GN: Masyarakat jangan Mau Dimanfaatkan Sindikat Narkoba

Bimtek P4GN: Masyarakat jangan Mau Dimanfaatkan Sindikat Narkoba

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Nasional   News   Trend
Melalui Metode Bercerita Menggunakan Boneka Tangan dapat Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak

Melalui Metode Bercerita Menggunakan Boneka Tangan dapat Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak

Berita   Daerah   Headline   Nasional   News   Pendidikan   Trend
Penggunaan Media Gambar Seri dapat Meningkatkan Kemampuan Bercerita Anak Sejak Dini

Penggunaan Media Gambar Seri dapat Meningkatkan Kemampuan Bercerita Anak Sejak Dini

Berita   Daerah   Headline   Nasional   News   Pendidikan   Trend
Jadi Tersangka Korupsi, Wanita Emas Nangis Histeris Tak Mau Masuk Mobil Tahanan

Jadi Tersangka Korupsi, Wanita Emas Nangis Histeris Tak Mau Masuk Mobil Tahanan

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Nasional   News   Trend