www.newsanalisa.com - March 22, 2021

Ketua TP-PKK Aceh Penghijauan Lingkungan UPTD BPSR Blang Bintang

Ketua TP-PKK Aceh Penghijauan Lingkungan UPTD BPSR Blang Bintang
Ketua TP- PKK Aceh, Dyah Erti Idawati Melakukan Penghijauan Lingkungan Kawasan UPTD BPSR Balng Bintang Aceh Besar, Minggu, 221/3/2021. (Foto:Istimewa/News Analisa)  
Penulis
|
Editor

Jantho – Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawati, menghijaukan lingkungan UPTD Balai Penanganan Sampah Regional (BPSR) di Gampong Data Makmur, Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar, Minggu, (21/3/2021).

Sebanyak 250 bibit pohon sirsak, pucuk merah dan tanaman bunga ditanam di lingkungan tersebut, dalam rangka memperingati Hari Bakti Rimbawa ke-38, Hari Hutan Internasional dan Hari Kesatuan Gerak KE-49 PKK.

Ikut hadir dalam kegiatan itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh, A Hanan, Kepala UPT Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Eko Nurwijayanto, Juru Bicara Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani, dan sejumlah Kepala UPT Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Aceh.

Kegiatan penanaman pohon dan bunga tersebut merupakan agenda Tim Penggerak PKK Aceh, bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh beserta sejumlah UPT dan Badan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Aceh.

Baca Juga:  Kadin Aceh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Mawardi Ali Sebagai Ketua PAN Aceh

Dyah mengatakan, penanaman pohon merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan hidup. Ia berharap kegiatan itu dapat membangkitkan rasa kepedulian dari semua pihak untuk ikut menjaga kelestarian lingkungan hidup Aceh, utamanya kelestarian hutan.

“Tadi saya tertarik, berdasarkan laporan saat ini Aceh merupakan salah satu provinsi yang pengurangan tutupan hijaunya tidak terlalu besar. Namun beberapa kali kejadian bencana yang terjadi harus kita akui kerusakan alam kita terhitung lumayan besar,”kata Dyah.

Oleh sebab itu, kata Dyah, penghijauan lingkungan hidup menjadi salah satu program Pemerintah Aceh. Bahkan ia sering mendorong Gubernur Aceh untuk melakukan berbagai program untuk merawat dan melestarikan kehutanan di Aceh, serta berbagai kegiatan penghijauan kembali lainnya.

Baca Juga:  Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Menerima Kunjungan Delegasi BPKS Sabang

“Saya juga minta kepada BPBA dan DLHK untuk menjalankan grand desain terkait pengembalian keutuhan lingkungan hidup, sebagai solusi mengatasi bencana alam kita,”kata Dyah.

Dalam kesempatan tersebut, istri orang nomor satu di Aceh itu berpesan agar ratusan pohon yang telah ditanam di lingkungan UPTD BPSR Blang Bintang tersebut dapat dirawat sebaik mungkin hingga dapat memberi manfaat untuk kehidupan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh, A Hanan, mengatakan, kegiatan penanaman bunga dan pohon tersebut bertujuan memberi semangat kepada Rimbawan untuk terus menanam dan menjaga hutan secara lestari.

Hanan melaporkan, komplek UPTD Balai Penanganan Sampah Regional (BPSR) di bawah Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh itu memiliki lahan seluas 206 hektar. Sampai saat ini penggunaannya baru 40 hektar.

Setiap harinya, UPTD itu menampung sampah sebanyak 250 ton yang berasal dari Kota Banda Aceh dan Aceh Besar. Di tempat tersebut sampah diurai, baik untuk menjadi pupuk ataupun dimusnahkan.

Baca Juga:  Manajer Kimia Farma Raup Untung Rp 30 Juta dari Hasil Tes Antigen Bekas

Sementara itu, Kepala UPT Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Eko Nurwijayanto, mengatakan, saat ini Aceh masih menjadi provinsi dengan wilayah tutupan hutan terluas di Sumatera. Karena itu, ia mengajak semua pihak untuk bersyukur atas kelestarian hutan.

“Akan tetapi akhir-akhir ini, kondisi sekarang benyak sekali terjadi kebakaran hutan. Hal ini tidak terlepas dari kebutuhan masyarakat akan lahan untuk penanaman tanaman pangan sangat tinggi,”ujar Eko.

Oleh sebab itu, ia berharap masyarakat tidak lagi melakukan pembukaan lahan melalui pembakaran hutan. Sebab acap kali banjir terjadi akibat hilangnya kawasan resapan air dalam bentuk tutupan hutan.(Red)

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

Berita Terkini

Hendra Budian Harus bercontoh kepada Kapolda dan Pangdam IM

Hendra Budian Harus bercontoh kepada Kapolda dan Pangdam IM

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Kesehatan   Nasional   News   Pendidikan   Trend
Partai Gabthat Adakan Musyawarah Pengurus DPD Se-Aceh

Partai Gabthat Adakan Musyawarah Pengurus DPD Se-Aceh

Daerah
Kadis DKP Aceh Terima Kunjungan Kerja Anggota Komisi B DPRK Kota Sabang

Kadis DKP Aceh Terima Kunjungan Kerja Anggota Komisi B DPRK Kota Sabang

Berita   Daerah   Headline   Nasional   News
Sekda Minta Wali Kelas Selalu Dampingi Siswa saat Divaksin Covid-19

Sekda Minta Wali Kelas Selalu Dampingi Siswa saat Divaksin Covid-19

Berita   Daerah   Headline   Kesehatan   Lifestyle   Nasional   News   Trend
Menteri Trenggono Pacu Perbaikan Pelabuhan Perikanan di 2022

Menteri Trenggono Pacu Perbaikan Pelabuhan Perikanan di 2022

Berita   Daerah   Headline   Lifestyle   Nasional   News   Trend
Dukung Disdik Aceh, Kapolda: Semua Pihak Harus Terlibat Perangi Covid-19

Dukung Disdik Aceh, Kapolda: Semua Pihak Harus Terlibat Perangi Covid-19

Berita   Daerah   Headline   Nasional   News
Kadisdik: “Kami Faham tidak Mudah, Tapi Kita Akan Berupaya Bersama-Sama”

Kadisdik: “Kami Faham tidak Mudah, Tapi Kita Akan Berupaya Bersama-Sama”

Berita   Daerah   Headline   Kesehatan   Lifestyle   Nasional   News   Pendidikan   Trend
SKK Migas Bersama BPMA Adakan Pertemuan Bersama Gubernur Aceh

SKK Migas Bersama BPMA Adakan Pertemuan Bersama Gubernur Aceh

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Nasional   News   Trend
Kadis DKP Aceh Pantau Pelaksanaan Vaksinasi Merdeka di PPS Lampulo

Kadis DKP Aceh Pantau Pelaksanaan Vaksinasi Merdeka di PPS Lampulo

Berita   Daerah   Headline   Kesehatan   Lifestyle   Nasional   News   Trend
ALC Siap Dampingi Kepsek yang Dipecat Oleh Kadisdik Aceh

ALC Siap Dampingi Kepsek yang Dipecat Oleh Kadisdik Aceh

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Nasional   News   Pendidikan   Trend