www.newsanalisa.com - October 9, 2021

Kementerian Kelautan dan Perikanan Perkuat Nelayan Tradisional dan Pelaku UMK

Kementerian Kelautan dan Perikanan Perkuat Nelayan Tradisional dan Pelaku UMK
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono bersama Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop dan UKM) Teten Masduki melakukan pertemuan di Gedung Mina Bahri, Jum’at 8/10/2021.  
Penulis
|
Editor

Jakarta, News Analisa – Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono bersama Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop dan UKM) Teten Masduki sepakat memperkuat sinergi untuk meningkatkan produktivitas sektor perikanan Indonesia melalui pengembangan peran koperasi dan usaha.

“Goalnya adalah bagaimana masyarakat kita sejahtera,” ujar Menteri Trenggono melalui siaran resmi KKP. Keduanya bertemu di Gedung Mina Bahari IV, Jakarta Pusat, Jumat (8/10/2021).

Salah satu wujud sinergi yang dimaksud adalah dukungan pinjaman modal bagi pelaku usaha bidang perikanan melalui program dana bergulir yang dikelola oleh Kemenkop UKM. Baik untuk usaha bidang perikanan tangkap, budidaya, pemasaran, hingga pengolahan hasil perikanan.

Baca Juga:  Gubernur Apresiasi Penulisan Buku Sejarah Asosiasi Kontraktor Aceh

Terlebih KKP akan mengembangkan kampung budidaya dan kampung nelayan tradisional sebagai upaya penyerapan tenaga kerja dan pengentasan kemiskinan di tengah masyarakat.

Dukungan pinjaman modal usaha selain dari BLU LPMUKP yang selama ini digulirkan KKP, diyakni Menteri Trenggono dapat mendorong pengembangan usaha perikanan yang dijalankan masyarakat.

“Sudah banyak contoh sukses kelompok pembudidaya yang maju berkat dukungan pinjaman modal. Dari yang tadinya hanya beberapa kepala keluarga yang menjadi anggota, setelah dibantu, jadi lebih banyak. Pendapatan mereka meningkat, aset kelompok juga bertambah. Contohnya ada di Semin untuk budidaya lele, dan Sambas untuk budidaya udang,” urai Menteri Trenggono.

Baca Juga:  Sinergisitas Bidhumas Polda Aceh bersama Pendam IM dan Media Gelar Bhakti Sosial

Sinergi lainnya berupa pengembangan atau pembentukan koperasi-koperasi nelayan tradisional sebagai penyokong implementasi kebijakan penangkapan terukur yang rencananya diterapkan pada awal tahun 2022. Kebijakan penangkapan terukur merupakan bagian dari program terobosan KKP hingga 2024.

Melalui kebijakan penangkapan terukur, KKP akan membagi wilayah penangkapan dalam tiga zona, yaitu zona industri, zona nelayan tradisional dan zona spawning and nursery ground. Kemudian jumlah tangkapan akan diatur dengan sistem kuota, sebagai upaya menjaga kelestarian ekosistem laut dan meningkatkan daya saing produk perikanan Indonesia di pasar dunia.

Baca Juga:  Kasus Baru Covid-19 di Aceh Bertambah satu Orang

“Saya berharap nelayan-nelayan tradisional ini dibentuk dalam koperasi-koperasi, supaya pembagian kuota, pendampingan, dan pengawasannya lebih optimal. Komunikasi kita dengan masyarakat nelayan jauh lebih mudah,” tambah Menteri Trenggono.

Sementara itu, Menkop dan UKM Teten Masduki menyambut baik penguatan sinergi antara KKP dan kementeriannya. Pihaknya siap menyokong pelaku usaha bidang perikanan di Indonesia untuk terus tumbuh dan berkembang. demikian ungkapnya. (*)


 

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

Berita Terkini

Disdik Aceh dan Kemendikbud Ristek Gelar Bimtek E-Pembelajaran Berbasis TV 

Disdik Aceh dan Kemendikbud Ristek Gelar Bimtek E-Pembelajaran Berbasis TV 

Berita   Daerah   Headline   Kesehatan   Nasional   News   Pendidikan   Trend
Perangi Narkoba, Pelajar SMA Ikuti Diklat Konselor Sebaya

Perangi Narkoba, Pelajar SMA Ikuti Diklat Konselor Sebaya

Berita   Daerah   News   Pendidikan   Trend
Menyambut Hut ke 57, Partai Golkar Abdya Bantu Warga Kurang Mampu

Menyambut Hut ke 57, Partai Golkar Abdya Bantu Warga Kurang Mampu

Berita   Daerah   Headline   Nasional   News   Politik
Pemerintah Turki Serius Dalami Pemusnahan Situs Sejarah Gampong Pandee

Pemerintah Turki Serius Dalami Pemusnahan Situs Sejarah Gampong Pandee

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Lifestyle   Nasional   News   Trend   Wisata
Junta Myanmar Bebaskan Ratusan Tahanan Termasuk Jubir Suu Kyi

Junta Myanmar Bebaskan Ratusan Tahanan Termasuk Jubir Suu Kyi

Berita   Daerah   Headline   Kolom   Nasional   News   Travel
Disdik Gelar Event Aceh Marching Band Championship-VI Tahun 2021

Disdik Gelar Event Aceh Marching Band Championship-VI Tahun 2021

Berita   Daerah   Headline   Nasional   News   Pendidikan   Trend
Polisi Ungkap Kasus Peredaran 1,37 Ton Ganja Jaringan Jakarta-Medan-Aceh

Polisi Ungkap Kasus Peredaran 1,37 Ton Ganja Jaringan Jakarta-Medan-Aceh

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Kesehatan   Nasional   News   Trend
Kemenag Jelaskan Skema Perjalanan Umrah di Masa Pandemi Covid-19

Kemenag Jelaskan Skema Perjalanan Umrah di Masa Pandemi Covid-19

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Kesehatan   Lifestyle   Nasional   News   Trend
Hari Kedua STQHN Maluku, Kafilah Aceh Tampilkan Dua Peserta

Hari Kedua STQHN Maluku, Kafilah Aceh Tampilkan Dua Peserta

Berita   Daerah   Headline   Pendidikan   Trend   Wisata
FKH USK Gelar Konferensi Internasional Secara Virtual

FKH USK Gelar Konferensi Internasional Secara Virtual

Berita   Daerah   Headline   Nasional   News   Trend