- August 16, 2021

Kadis DKP Aceh Buka Kegiatan (FGD) Penyusunan Draf Rancangan Pergub Rumpon

Kadis DKP Aceh Buka Kegiatan (FGD) Penyusunan Draf Rancangan Pergub Rumpon
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, Aliman, S,Pi, M,Si membuka sekaligus memberikan arahan pada Kegiatan Focus Discccsion Grup (FGD) Penyususun Draf Rancangan Pergub Rumpon di Hotel Ayani, Banda Aceh, pada Senin, (16/08/2021)   
Penulis
|
Editor

Banda Aceh, News Analisa – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, Aliman, S, Pi, M, Si membuka kegiatan Focuss Discccsion Grup (FGD), sekaligus memberikan pengarahan pada Penyusunan Draf Rancangan Pergub tentan penempatan Rumpon (salah satu jenis alat bantu penangkapan ikan yang dipasang dilaut, baik laut dangkal maupun laut dalam) di perairan laut Aceh.

Kegiatan FGD tersebut, turut hadir perwakilan DPMPTSP Aceh, Khairini Hasri SP, MP, Panglima Laot Aceh, Miftah Tjut Adek, Perwakilan NGO WCS, Bustamam, PT. Yakin Pasifik Tuna, serta Perwakilan dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, (USK) dan perwakilan dari Fakultas Perikanan Universitas Abulyatama (UNAYA) yang berlangsung di  Hotel Ayani, pada Senin, (16/08/2021).

Baca Juga:  Kondisi Cuaca Sedang Tidak Baik, Kadis DKP Aceh Himbau Nelayan Untuk Waspada

Dalam sambutannya saat membuka kegiatan (FGD) tersebut, Aliman, S, Pi M, Si, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, menyebutkan bahwa dalam proses penyusunan rancangan Peraturan Gubernur (Pergub), mengenai batas-batas dan mekanisme penempatan Rumpon di perairan Aceh perlu melibatkan banyak pihak untuk mendapatkan masukan-masukan secara konferensif.

“Dalam menyusun aturan perlu kita libatkan semua stakeholder terkait untuk kita dengarkan masukan-masukan terkait dengan penempatan Rumpon di perairan Aceh. Agar draf rancangan peraturan tersebut, nantinya memiliki dasar hukum  yang kuat untuk diterapkan,” kata Aliman.

Selama ini, lanjut Aliman, kita belum miliki peraturan (Qanun) mengenai areal maupun batas-batas untuk pemasangan rumpon. Memang secara Nasional aturan tersebut sudah ada melalui (PERMEN KP Tahun 2014) tentang Pemasangan dan Pemanfaatan Rumpon.

Baca Juga:  KPK Mulai Kaji Ancaman Hukuman Mati Terhadap Eks Mensos Juliari

“Namun itu bersifat secara Nasional, sedangkan Aceh memiliki kewenangan untuk membuat paraturan atau (Qanun) tersendiri yang mengatur tentang pengelolaan sumberdaya perikanan, termasuk membuat peraturan mengenai penempatan Rumpon,” tambanya.

Lebih lanjut, tambah Kadis DKP Aceh, Rancangan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Rumpon akan diakumulasi dengan ketentuan yang tertuang dalam Peraturan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Agar peraturan Gubernur nanti tidak bertentangan dengan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor KEP. 30/MEN/2004 tentang Pemasangan dan Pemanfaatan Rumpon.

“Maka dalam hal ini, sejak awal harus kita libatkan pihak terkait, baik dari kalangan Dinas, Lembaga NGO dan Perguruan Tinggi untuk merumuskan peraturan tersebut,”

Ditambahnya, Peraturan Gubernur nanti akan lebih spesifik dirumuskan berdasarkan kebutuhan yang sesuai dengan kondisi perairan Aceh.

Baca Juga:  Plt Komut BAS Kembali Meminta Pemimpin Cabang Tingkatkan Kinerja

“Nanti dalam rancangan Pergub akan diatur mekanisme secara spesifik mengenai penempatan Rumpon di perairan laut Aceh,” tegasnya.

Seperti kita ketahui, ada beberapa wilayah perairan Aceh saat ini masuk dalam kawasan konservasi yang tidak diperbolehkan memasang rumpon dalam batas areal tertentu. Dan ada juga perairan yang sudah mengalami kelebihan tangkap (over fhising), kawasan itu juga tidak diperbolehkan memasang rumpon.

Rancangan Peraturan Gubernur mengenai rumpon sebagai upaya dalam melestarikan sumberdaya pada sektor perikanan terdapat di perairan Aceh.

“Selain itu Pergub tersebut untuk meminimalisir terjadinya konflik sesama nelayan dalam pemanfaatan areal penangkapan”. Tutup Aliman. (*)


 

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

Berita Terkini

Kasus Pembunuhan di Aceh Timur Terungkap, Polisi: Diduga Terkait Hubungan Asmara

Kasus Pembunuhan di Aceh Timur Terungkap, Polisi: Diduga Terkait Hubungan Asmara

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Kesehatan   Nasional   News   Trend
Ketua LEMKASPA, Sosok Pj Gubernur Aceh, Mendagri Jangan Asal Tunjuk

Ketua LEMKASPA, Sosok Pj Gubernur Aceh, Mendagri Jangan Asal Tunjuk

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Nasional   News   Trend
APBA 2022 tidak Memihak kepada Rakyat

APBA 2022 tidak Memihak kepada Rakyat

Berita   Daerah   Headline   Lifestyle   News   Otomotif   Trend
Anggota DPRA : Erosi Krueng Tripa Semakin Parah, Pemerintah Tutup Mata

Anggota DPRA : Erosi Krueng Tripa Semakin Parah, Pemerintah Tutup Mata

Berita   Daerah   Headline   Kolom   Nasional   News   Olahraga   Trend
Kapolda Aceh Apresiasi Anak-anak Sekolah di Kecamatan Darul Imarah Ikut Vaksin

Kapolda Aceh Apresiasi Anak-anak Sekolah di Kecamatan Darul Imarah Ikut Vaksin

Berita   Daerah   Epaper   Headline   Kesehatan   Nasional   News   Travel
Bank Aceh Syariah, Waspada Penipuan dengan Permintaan Informasi Pribadi

Bank Aceh Syariah, Waspada Penipuan dengan Permintaan Informasi Pribadi

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Lifestyle   Nasional
Bank Aceh Syariah Bakal Kuatkan Pelayanan Sistem Digitalisasi di 2022

Bank Aceh Syariah Bakal Kuatkan Pelayanan Sistem Digitalisasi di 2022

Berita   Bola   Headline   Lifestyle   Nasional   News   Trend
Polda Aceh Laksanakan Vaksinasi Merdeka di SD Negeri 1 Lam Ujong

Polda Aceh Laksanakan Vaksinasi Merdeka di SD Negeri 1 Lam Ujong

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Kesehatan   Travel   Trend
Mobil bersama Wajah Pelaku Tabrak Lari Terekam CCTV, Polda Aceh Bentuk Tim

Mobil bersama Wajah Pelaku Tabrak Lari Terekam CCTV, Polda Aceh Bentuk Tim

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Nasional   News   Trend
Kapolri Ajak Jajaran Menjadi Polri Dekat dan Dicintai Masyarakat

Kapolri Ajak Jajaran Menjadi Polri Dekat dan Dicintai Masyarakat

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Nasional   News   Trend