www.newsanalisa.com - March 10, 2021

Gubernur Nova Bersama Polda Aceh Musnahkan Barang Bukti Sabu 404,9 Kilogram

Gubernur Nova Bersama Polda Aceh Musnahkan Barang Bukti Sabu 404,9 Kilogram
Gubernur Aceh, Ir.Nova Iriansyah,MT, bersama Kapolda Aceh, Irjen. Pol. Drs. Wahyu Widada, M.Phil, Pangdam IM, Mayjen TNI Achmad Marzuki dan unsur Forkopimda Aceh lainnya, memusnahkan secara simbolis 404,9 Kg Narkoba jenis sabu hasil pengungkapan tim gabungan Polda Aceh, di Lapangan Mapolda Aceh, Banda Aceh, Rabu, (10/3/2021)  
Penulis
|
Editor

Banda Aceh, News Analisa – Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, mengapresiasi kinerja jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Aceh yang telah berhasil mengungkap dan menggagalkan penyelundupan narkotika di Aceh. Ia juga mengajak semua pihak untuk mendukung dan ikut serta membasmi barang haram tersebut di bumi Serambi Mekkah.

“Pengungkapan keberadaan narkoba seberat 404,9 kilogram ini sungguh capaian besar dalam misi menyelamatkan generasi Aceh. Pemerintah Aceh, dan seluruh rakyat Aceh, memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya,”kata Gubernur Nova saat memberi sambutan dalam acara pemusnahan barang bukti Narkotika, di Lapangan Mapolda Aceh, Rabu, (10/3/2021).

Nova mengatakan, saat ini Aceh telah dijadikan pasar potensial dan prospektif oleh para produsen narkoba. Menurutnya hal tersebut tidak terlepas dari tren konsumsi penyalahgunaan narkoba yang semakin marak terjadi di Kabupaten/Kota se-Aceh.

Baca Juga:  Kebakaran Rumah di Geuceu Kayee Jato, DPKP Banda Aceh Turunkan 4 Mobil Damkar

Nova merasa Aceh sedang dalam posisi yang terancam, bila pelaku pengedar tak
ditindak dengan tegas, cepat, dan keras. Dampak dari maraknya narkoba semakin tinggi dan luas. Ia pun khawatir jika terus terjadi, maka sepuluh atau lima belas tahun ke depan Aceh akan mengalami kerusakan. Baik kerusakan fisik, mental, maupun spiritual.

“Oleh karenanya, diperlukan gerakan bersama untuk melawan peredaran narkoba dan menyadarkan orang-orang yang sudah terlanjur mengonsumsi untuk insaf dan secara suka rela direhabilitasi,”ujar Nova.

Nova mengatakan, perang melawan narkoba harus terus digelorakan oleh segenap aparatur negara bersama seluruh elemen
masyarakat. Daya tangkal dan daya cegah harus terus diperkuat.  Berbagai pendekatan
mesti juga  dikerahkan.

“Keprihatinan terhadap peredaran narkoba harus kita tunjukkan dengan kolaborasi dan sinergi yang konkrit agar pemberantasan narkoba bisa kita berantas secara signifikan,”kata dia.

Baca Juga:  Kampung Tangguh Binaan Polda Aceh mulai Menghasilkan

Sementara itu, Kapolda Aceh, Wahyu Widada, mengungkapkan, sebanyak 404,9 kilogram Narkotika yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil operasi tim gabungan Bareskrim Polri, Polda dan jajaran Polres Aceh selama dua bulan terkahir di tahun 2021.

Ia menjelaskan, Narkotika  jenis sabu yang berhasil diungkapkan itu memiliki dua jenis dari jaringan berbeda. Jenis pertama berasal dari Myanmar, barangnya dibungkus dalam kemasan bertuliskan Teh China. Sementara satu lagi berasal dari Timur Tengah, barangnya dibungkus dalam tupperware.

Dalam kesempatan tersebut, Wahyu mengajak semua pihak untuk ikut serta memberantas narkoba di Aceh. Peran serta masyarakat sangat penting dan menentukan keberhasilan pemusnahan narkoba.

Untuk mempersempit dan menghentikan peredaran narkoba, kata Wahyu, Kepolisian Daerah Aceh telah melakukan kerja sama dengan berbagai pihak, seperti bea cukai dan TNI Angkatan Laut untuk mengawasi jalur masuk via laut. Ia mengatakan, garis pantai Aceh yang panjang menjadi salah satu potensi yang mudah bagi pengedar untuk memasuki wilayah Aceh.

Baca Juga:  Kapolda Aceh Tidak Pernah Keluarkan Kebijakan Swab Antigen Pemudik Antar Kabupaten Kota

“Tapi yang paling penting adalah membuat daya tahan masyarakat sendiri, untuk memiliki ketahanan dan ketangguhan melawan narkoba. Kalau masyarakat tidak mau pakek lagi, tentu narkoba ini tidak akan ada lagi,”kata Wahyu.

Ikut hadir dalam acara pemusnahan barang bukti narkotika itu, Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Achmad Marzuki, Wakil Ketua DPR Aceh, Safaruddin, Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, Muhammad Yusuf, dan sejumlah unsur Forkopimda Aceh lainnya.

Acara tersebut berlangsung dengan protokol kesehatan. Memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. (*)


 

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

Berita Terkini

Akhiri Perawatan di RSUCM Nova Jalani Perawatan di RSUDZA

Akhiri Perawatan di RSUCM Nova Jalani Perawatan di RSUDZA

Berita   Daerah   Headline   Kesehatan   Trend
Nova Pimpin Rapat Percepatan Realisasi APBA 2021

Nova Pimpin Rapat Percepatan Realisasi APBA 2021

Berita   Daerah   Headline   Kesehatan   Nasional   News   Politik   Trend
Hotman Paris dan Para Artis Kecam Prilaku Satpol PP Aceh yang Usir Anjing Hingga Mati

Hotman Paris dan Para Artis Kecam Prilaku Satpol PP Aceh yang Usir Anjing Hingga Mati

Berita   Daerah   Headline   Nasional   News   Trend   Wisata
Bunuh Anjing Demi Wisata Halal, Dunia Internasional Kecam Aceh

Bunuh Anjing Demi Wisata Halal, Dunia Internasional Kecam Aceh

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Lifestyle   Nasional   News   Trend
Ciptakan Lingkungan Sejuk, Dinas DKP Aceh Gelar Gotong Royong dan Tanam Sejumlah Pohon

Ciptakan Lingkungan Sejuk, Dinas DKP Aceh Gelar Gotong Royong dan Tanam Sejumlah Pohon

Berita   Daerah   Headline   Kesehatan   Nasional   News   Trend
H. Irmawan: VUB Badan Litbang Pertanian Kunci Peningkatan Produksi Padi Aceh Besar

H. Irmawan: VUB Badan Litbang Pertanian Kunci Peningkatan Produksi Padi Aceh Besar

Berita   Daerah   Headline   Nasional   News   Trend
Disdik Aceh dan Kemendikbud Ristek Gelar Bimtek E-Pembelajaran Berbasis TV 

Disdik Aceh dan Kemendikbud Ristek Gelar Bimtek E-Pembelajaran Berbasis TV 

Berita   Daerah   Headline   Kesehatan   Nasional   News   Pendidikan   Trend
Perangi Narkoba, Pelajar SMA Ikuti Diklat Konselor Sebaya

Perangi Narkoba, Pelajar SMA Ikuti Diklat Konselor Sebaya

Berita   Daerah   News   Pendidikan   Trend
Menyambut Hut ke 57, Partai Golkar Abdya Bantu Warga Kurang Mampu

Menyambut Hut ke 57, Partai Golkar Abdya Bantu Warga Kurang Mampu

Berita   Daerah   Headline   Nasional   News   Politik
Pemerintah Turki Serius Dalami Pemusnahan Situs Sejarah Gampong Pandee

Pemerintah Turki Serius Dalami Pemusnahan Situs Sejarah Gampong Pandee

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Lifestyle   Nasional   News   Trend   Wisata