- March 26, 2021

Gubernur Nova Apresiasi Ketua KPK Sukseskan Pengalihan Aset di Aceh

Gubernur Nova Apresiasi Ketua KPK Sukseskan Pengalihan Aset di Aceh
Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, Bersama Ketua KPK, Komjen Pol. Firli Bahuri, Wakapolda Aceh, Brigjen Pol Drs Raden Purwadi, dan Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman, Mengunjungi Gedung Banda Aceh Madani Education Center (BMEC) Jumat, 26/3/2021. (Foto:Humas Aceh/News Analisa)  
Penulis
|
Editor

Banda Aceh – Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, mengapresiasi Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dan tim yang telah memfasilitasi dan memediasi hingga sukses proses pengalihan kelola sejumlah aset antara Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kota Banda Aceh.

“Hal ini dapat terjadi berkat bimbingan bapak Firli Bahuri Ketua KPK bersama timnya, memfasilitasi, memediasi pencatatan aset agar tertib, sehingga bisa dimanfaatkan dan hasilnya bisa terasa untuk rakyat,”kata Nova saat mengunjungi Gedung Banda Aceh Madani Education Center (BMEC) bersama Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Komjen Pol (Purn) Firli Bahuri, Jumat, (26/3/2021).

Gedung tersebut merupakan salah satu dari sembilan aset yang disepakati untuk alih kelola antara Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kota Banda Aceh.

Ikut juga hadir dalam kunjungan tersebut, Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, Wakapolda Aceh, Brigjen Pol Raden Purwadi dan sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA).

Baca Juga:  Gubernur Nova Berkomitmen Wujudkan Pemerataan Mutu Pendidikan di Seluruh Aceh

“Gedung Banda Aceh Convention Center ini adalah salah satu aset yang sudah kita sepakati antara Pemko Banda Aceh dan Pemprov untuk dikelola dan dicatat di Pemerintah Provinsi. Hal ini adalah satu dari sembilan komitmen kita dengan Pemerintah Kota Banda Aceh,” kata Gubernur.

Nova menyebutkan, dari sembilan aset yang  diserahterimakan antara Pemerintah Aceh dan Pemko Banda Aceh, sebanyak tiga diantaranya dialih kelola kepada Pemerintah Aceh. Sementara enam aset lagi dikelola Pemko Banda Aceh.

Dalam kesempatan tersebut, Nova juga  menyampaikan terimakasih kepada KPK Republik Indonesia yang telah banyak membantu proses penertiban aset di Aceh. Ia mengatakan, skema pengalihan yang dimediasi oleh KPK itu akan ditindaklanjuti oleh pihaknya terhadap sejumlah aset-aset lainnya di Aceh agar lebih tertib pengelolaan.

Baca Juga:  KMP Aceh Hebat di Luncurkan, Pimpinan DPRA Apresiasi Kinerja Eksekutif

“Tujuannya semata-semata agar itu bermanfaat bagi rakyat dan mendapatkan income bagi negara,”ujar Nova.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri, mengatakan, kedatangan pihaknya di Aceh merupakan komitmen untuk melakukan pemberantasan korupsi di Bumi Serambi Mekkah. Salah satu cara yang dilakukan pihaknya adalah melalui pendekatan dengan dunia pendidikan.

“Kemarin kita sudah bertemu dengan rektor, civitas akademika dan mahasiswa di Universitas Syiah Kuala, kita ingin mengajak  dan memperbanyak setiap anak bangsa memiliki pemahaman bahaya korupsi. Kita ingin mengajak anak bangsa menjadi agen pemberantasan korupsi,”kata Firli.

Selain itu, kata Firli, di Aceh pihaknya juga menggelar Rapat Koordinasi pemberantasan korupsi bersama Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten/Kota. Ia mengatakan, Aceh harus memberi sumbangsihnya kepada negara dengan cara setiap individu memberi andil untuk tidak melakukan tindakan korupsi.

Baca Juga:  Kafilah MTQ KORPRI Tiba di Aceh

“Pemerintah daerah Aceh memiliki undang-undang otonomi khusus (Otsus) sehingga anggaran belanja daerah tidak hanya ditopang oleh dana alokasi umum, alokasi khusus, pendapatan daerah, tetapi juga ditopang dana otonomi khusus,” Firli.

Firli menilai, dana Otsus yang diberikan kepada Aceh sangatlah besar. Karena itu, ia meminta agar setiap rupiah bisa dipastikan dan dipertanggungjawabkan untuk keberlangsungan pembangunan.

“Saya minta tidak ada penyelenggara negara yang melakukan praktek korupsi. Karena korupsi merupakan tindakan kejahatan yang merampas hak negara dan rakyat,” ujar Firli.(Red)

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

Berita Terkini

LPPM STIAPEN Nagan Raya Gelar Workshop Penelitian Khusus Untuk Mahasiswa

LPPM STIAPEN Nagan Raya Gelar Workshop Penelitian Khusus Untuk Mahasiswa

Berita   Daerah   Headline   Kesehatan   Lifestyle   Nasional   News   Sorotan
Kasus Pembunuhan di Aceh Timur Terungkap, Polisi: Diduga Terkait Hubungan Asmara

Kasus Pembunuhan di Aceh Timur Terungkap, Polisi: Diduga Terkait Hubungan Asmara

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Kesehatan   Nasional   News   Trend
Ketua LEMKASPA, Sosok Pj Gubernur Aceh, Mendagri Jangan Asal Tunjuk

Ketua LEMKASPA, Sosok Pj Gubernur Aceh, Mendagri Jangan Asal Tunjuk

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Nasional   News   Trend
APBA 2022 tidak Memihak kepada Rakyat

APBA 2022 tidak Memihak kepada Rakyat

Berita   Daerah   Headline   Lifestyle   News   Otomotif   Trend
Anggota DPRA : Erosi Krueng Tripa Semakin Parah, Pemerintah Tutup Mata

Anggota DPRA : Erosi Krueng Tripa Semakin Parah, Pemerintah Tutup Mata

Berita   Daerah   Headline   Kolom   Nasional   News   Olahraga   Trend
Kapolda Aceh Apresiasi Anak-anak Sekolah di Kecamatan Darul Imarah Ikut Vaksin

Kapolda Aceh Apresiasi Anak-anak Sekolah di Kecamatan Darul Imarah Ikut Vaksin

Berita   Daerah   Epaper   Headline   Kesehatan   Nasional   News   Travel
Bank Aceh Syariah, Waspada Penipuan dengan Permintaan Informasi Pribadi

Bank Aceh Syariah, Waspada Penipuan dengan Permintaan Informasi Pribadi

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Lifestyle   Nasional
Bank Aceh Syariah Bakal Kuatkan Pelayanan Sistem Digitalisasi di 2022

Bank Aceh Syariah Bakal Kuatkan Pelayanan Sistem Digitalisasi di 2022

Berita   Bola   Headline   Lifestyle   Nasional   News   Trend
Polda Aceh Laksanakan Vaksinasi Merdeka di SD Negeri 1 Lam Ujong

Polda Aceh Laksanakan Vaksinasi Merdeka di SD Negeri 1 Lam Ujong

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Kesehatan   Travel   Trend
Mobil bersama Wajah Pelaku Tabrak Lari Terekam CCTV, Polda Aceh Bentuk Tim

Mobil bersama Wajah Pelaku Tabrak Lari Terekam CCTV, Polda Aceh Bentuk Tim

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Nasional   News   Trend