- July 26, 2021

Gubernur Minta Bank Aceh Syariah Terus Berinovasi dalam Pelayanan

Gubernur Minta Bank Aceh Syariah Terus Berinovasi dalam Pelayanan
Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah, MT Menyampaikan Sambutan Sekaligus Membuka Rapat Kerja Bank Aceh Triwulan II Tahun 2021 di Aula Kantor Wali Kota Sabang, Sabtu (24/7/2021).  
Penulis
|
Editor

Banda Aceh, News Analisa – Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, mengatakan, hadirnya Qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS) menjadi tantangan bagi Bank Aceh. Dengan berlakunya Qanun tersebut, masyarakat di Aceh hanya bisa mendapatkan pelayanan dari bank syariah. Oleh sebab itu, sebagai salah satu perbankan syariah, Bank Aceh harus terus berinovasi dalam memberikan pelayanan, sehingga masyarakat tidak merasa kekurangan apapun saat menggunakan jasa pelayanan Bank Aceh Syariah.

“Kita harus mempertahankan kepercayaan nasabah, kita tidak boleh merasa nyaman dan bertahan dengan sesuatu yang ada sekarang. Inovasi tidak boleh berhenti,” kata Nova saat membuka Rapat Kerja Bank Aceh Syariah Triwulan II Tahun 2021, di Aula Kantor Wali Kota Sabang, Sabtu, 24/7/2021.

Gubernur menegaskan, Bank Aceh Syariah harus terus berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada nasabah. Bank milik Pemerintah Aceh itu diminta untuk tidak berdiam diri dalam zona nyaman atas capaian yang telah diraih selama ini. Produk pelayanan harus terus diciptakan dan diperbaharui. Sehingga Bank Aceh dapat berdiri sejajar bahkan melampaui perbankan lainnya. “Dalam dunia yang begitu kompetitif kalau bapak-bapak bertahan di zona nyaman, maka rakyat dan nasabah yang justru paling merasa tidak nyaman,” kata Nova.

Dalam kesempatan tersebut, Nova mengapresiasi capaian Bank Aceh pada semester pertama 2021. Seperti peningkatan laba, peningkatan aset, dan peningkatan pembiayaan. Namun, menurut dia, ada hal lain yang perlu dicapai Bank Aceh, yaitu kepuasan nasabah (customer satisfaction) saat menerima kualitas pelayanan.

Baca Juga:  Dukung Percepatan Pertumbuhan Ekonomi, Tim Sembilan dan Bank Aceh  Gali Potensi Daerah

Gubernur Aceh itu tidak ingin lagi ada keluhan dari masyarakat terhadap pelayanan Bank Aceh Syariah. “Bagi rakyat ukuran keberhasilan Bank Aceh adalah ukuran kualitatif, seperti pelayanan yang didapat saat berinteraksi dengan teller. Itu adalah hal kecil yang perlu terus diperhatikan,” kata Gubernur yang juga Pemegang Saham Pengendali Bank Aceh tersebut.

Menurut Nova, manajemen Bank Aceh perlu terus mengamati dan mengukur tingkat kepuasan nasabah. Hal itu penting sebagai evaluasi dalam setiap pelayanan yang mereka berikan. “Yang dituntut masyarakat pada akhirnya bukan angka-angka perkembangan aset dan lain-lain itu. Tapi, kepuasan dan kenyamanan pelayanannya,” kata Nova.

Gubernur Aceh itu juga meminta item pelayanan terhadap nasabah menjadi salah satu hal yang dibahas dalam rapat kerja Bank Aceh pada triwulan kedua tersebut. Sebab pelayanan terhadap nasabah harus terus berinovasi.

Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di Aceh itu mengharapkan budaya soliditas dapat terbentuk di tubuh Bank Aceh Syariah. Segenap manajemen, direksi, kepala cabang hingga ke struktur paling bawah tetap kompak dan saling mendukung.

Sementara itu, Plt Komisaris Utama Bank Aceh Syariah, Taqwallah, mengatakan, kemampuan teknis pengelolaan bank dengan berbagai sertifikasi yang dimiliki manajemen Bank Aceh, harus lah mampu menjawab kebutuhan para pemangku kepentingan. Kinerja harus cepat dan konkrit dengan tetap menjaga prinsip kehati-hatian (prudential).

Baca Juga:  Bappeda Sabang Gelar Ekspose Penyusunan Master Plan Kawasan Kumuh Krueng Raya

“Kami yakin kita semua selaku pengurus Bank Aceh Syariah sudah mengetahui berbagai harapan dari pemangku kepentingan yang tentunya lebih tinggi dari yang kita tetapkan dalam rencana bisnis bank (RBB),” kata Taqwallah yang juga menjabat sebagai Sekda Aceh.

Taqwallah mengharapkan, pada semester depan, pembiayaan produktif dari Bank Aceh Syariah dapat mencapai di atas 20 persen. Begitu juga dengan penagihan kredit macet, harus di atas 10 persen. Selain itu, manajemen juga perlu menjamin jenjang karir bagi SDM Bank Aceh.

Capaian Kinerja Bank Aceh Meningkat

Sementara itu, Direktur Utama Bank Aceh Syariah, dalam laporannya menyampaikan, pada semester pertama tahun 2021, Bank Aceh tumbuh dengan begitu baik. Aset yang dimiliki tumbuh 13,5 persen dari Rp 25 triliun pada Desember 2020 menjadi 27 triliun pada posisi Juni 2021. Pembiayaan tumbuh menjadi 8,54 persen, dan dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 19 persen.

Begitupun dengan laba rugi, juga tumbuh 21 persen lebih dari target 500 miliar. Sampai saat ini baru mencapai 220 miliar rupiah. “Artinya ada sisa waktu enam bulan untuk mencapai laba 280 miliar. Ini tentu menjadi target kita semua, bagaimana rencana yang telah kita susun dapat tercapai dengan baik, ” kata Haizir.

Baca Juga:  Plt Komut BAS Kembali Meminta Pemimpin Cabang Tingkatkan Kinerja

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama itu juga menyampaikan pandangannya terhadap penerapan Qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS) di Aceh. Dimana perbankan yang beroperasi di Aceh harus berdasarkan sistem syariat. Karena itu, sebagai salah satu perbankan syariah yang ada di Aceh, Bank Aceh bertekad terus berbenah dan melewati berbagai tantangan sehingga pelayanan yang didapat masyarakat dari bank syariah tidak kurang sedikitpun.

“Dapat dibayangkan dulu sampai lima bank melayani dan kini hanya tinggal dua bank yaitu Bank Aceh Syariah dan Bank Syariah Indonesia. Tekad kita adalah bagaimanapun tantangan, kita harus mampu memberikan pelayanan terbaik sehingga kebutuhan masyarakat tidak terkurangi walau sekecil apapun,” kata Haizir.

Haizir juga melaporkan, pihaknya akan segera membuka kantor cabang Bank Aceh di Jakarta. Hal tersebut penting sebagai terobosan untuk tetap menjaga pertumbuhan kinerja bank. “Sebab di Jakarta uang yang beredar dan bisnis yang berkembang sangat luar biasa dibandingkan dengan daerah kita,” kata Haizir.

Rapat Kerja Bank Aceh Syariah Triwulan II Tahun 2021 itu diikuti oleh Wali Kota Sabang, Nazaruddin, Para Komisaris, Kepala Divisi dan seluruh Kepala Kantor Cabang.(*)


 

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

Berita Terkini

LPPM STIAPEN Nagan Raya Gelar Workshop Penelitian Khusus Untuk Mahasiswa

LPPM STIAPEN Nagan Raya Gelar Workshop Penelitian Khusus Untuk Mahasiswa

Berita   Daerah   Headline   Kesehatan   Lifestyle   Nasional   News   Sorotan
Kasus Pembunuhan di Aceh Timur Terungkap, Polisi: Diduga Terkait Hubungan Asmara

Kasus Pembunuhan di Aceh Timur Terungkap, Polisi: Diduga Terkait Hubungan Asmara

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Kesehatan   Nasional   News   Trend
Ketua LEMKASPA, Sosok Pj Gubernur Aceh, Mendagri Jangan Asal Tunjuk

Ketua LEMKASPA, Sosok Pj Gubernur Aceh, Mendagri Jangan Asal Tunjuk

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Nasional   News   Trend
APBA 2022 tidak Memihak kepada Rakyat

APBA 2022 tidak Memihak kepada Rakyat

Berita   Daerah   Headline   Lifestyle   News   Otomotif   Trend
Anggota DPRA : Erosi Krueng Tripa Semakin Parah, Pemerintah Tutup Mata

Anggota DPRA : Erosi Krueng Tripa Semakin Parah, Pemerintah Tutup Mata

Berita   Daerah   Headline   Kolom   Nasional   News   Olahraga   Trend
Kapolda Aceh Apresiasi Anak-anak Sekolah di Kecamatan Darul Imarah Ikut Vaksin

Kapolda Aceh Apresiasi Anak-anak Sekolah di Kecamatan Darul Imarah Ikut Vaksin

Berita   Daerah   Epaper   Headline   Kesehatan   Nasional   News   Travel
Bank Aceh Syariah, Waspada Penipuan dengan Permintaan Informasi Pribadi

Bank Aceh Syariah, Waspada Penipuan dengan Permintaan Informasi Pribadi

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Lifestyle   Nasional
Bank Aceh Syariah Bakal Kuatkan Pelayanan Sistem Digitalisasi di 2022

Bank Aceh Syariah Bakal Kuatkan Pelayanan Sistem Digitalisasi di 2022

Berita   Bola   Headline   Lifestyle   Nasional   News   Trend
Polda Aceh Laksanakan Vaksinasi Merdeka di SD Negeri 1 Lam Ujong

Polda Aceh Laksanakan Vaksinasi Merdeka di SD Negeri 1 Lam Ujong

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Kesehatan   Travel   Trend
Mobil bersama Wajah Pelaku Tabrak Lari Terekam CCTV, Polda Aceh Bentuk Tim

Mobil bersama Wajah Pelaku Tabrak Lari Terekam CCTV, Polda Aceh Bentuk Tim

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Nasional   News   Trend