www.newsanalisa.com - December 24, 2020

Giliran Edi Fadhil dan ERPA Dapat Penghargaan dari Ombudsman Aceh

Giliran Edi Fadhil dan ERPA Dapat Penghargaan dari Ombudsman Aceh
  Dukumen Fot News Analisa
Penulis
|
Editor

Banda Aceh – Ombudsman RI Perwakilan Aceh kali ini memberikan penghargaan kepada dua komunitas yang peduli terhadap pelayanan publik. Keduanya yaitu Edi Fadhil melalui komunitas Cet Langet yang terkenal dengan program rumah bagi warga miskin dan komunitas Emergency Relawan Patwal Aceh (ERPA) yang mengawal ambulance ke setiap rumah sakit di Banda Aceh.

Penyerahan tersebut dilaksanakan di kantor Ombudsman RI Perwakilan Aceh pada Rabu (23/12) yang diserahkan langsung oleh Dr. Taqwaddin Husin selaku Kepala Ombudsman Aceh.

Setelah sebelumnya Ombudsman Aceh menyerahkan penghargaan kepada PT. PLN Aceh, Wali Kota Banda Aceh, dan Samsat Banda Aceh.

Pada kesempatan tersebut Kepala Ombudsman Aceh menyatakan bahwa kedua komunitas itu selama ini telah melaksanakan sebagian tugas pemerintah untuk pelayanan publik, dan bisa jadi tahun depan juga akan ada komunitas lain yang juga akan mendapatkan apresiasi dari lembaga negara tersebut.

Baca Juga:  Pemerintah Aceh Bersama KADIN akan Menggelar Konggres Saudagar Aceh ke-II

“Kami memberikan apresiasi kepada kedua komunitas ini karena telah banyak berbuat kepada publik, dan bisa jadi tahun depan komunitas lain juga akan kita berikan” sebut Taqwaddin saat berlangsung acara tersebut.

Edi Fadil dalam paparannya menyebutkan bahwa saat ini komunitas Cet Langet telah membangun 104 unit rumah layak huni, beasiswa untuk 235 siswa. Selain itu juga telah membangun 4 unit sekolah di pedalaman Aceh, musalla, serta bantuan modal usaha.

Dalam forum tersebut, Edi menyampaikan juga bahwa dirinya hanya sebagai penghubung antara dermawan dan relawan. Jadi seluruh dana hasil yang terkumpul, tidak pernah digunakan untuk operasional tim.

“Saya hanya sebagai connecting people, pelakunya adalah pengusaha dan relawan” sebut Edi.

Baca Juga:  Pandemi Covid-19 Tekan Pertumbuhan Ekonomi Aceh

“Program ini terinspirasi dari salah satu anak kurang mampu yang mempunyai cita-cita tinggi di pedalaman Aceh Utara, dan anak tersebut sekarang sedang kuliah dengan beasiswa dari komunitas Cet Langet” tambahnya lagi.

Sementara tim dari ERPA juga menuturkan bahwa relawannya saat ini sudah hadir hampir setiap Kabupaten/Kota di Aceh. Anggotanya mencapai 90 orang.

Komunitas ERPA terbentuk pada Tahun 2017 lalu, setelah melihat banyaknya pengguna jalan yang kurang kesadaran memprioritaskan jalur bagi ambulance bahkan juga kepada pihak Damkar. Sehingga mereka berinisiatif membantu dalam hal tersebut, yang seharusnya merupakan bagian dari tugas pemerintah.

“Kami ingin mengedukasi kepada masyarakat bahwa betapa pentingnya memberikan jalan kepada mobil ambulance, hal tersebut sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Lalu Lintas” kata Alta Zaini selaku penasehat ERPA yang didampingi oleh Teuku Romi Pahlevi Wakil Ketua ERPA dan beberapa relawan lainnya yang ikut hadir ke Kantor Ombudsman Aceh.

Baca Juga:  Persatuan Pedagang Kabupaten Gayo Lues Tolak Keberadaan Indomaret

Dalam kesempatan itu, kedua komunitas tersebut juga mengucapkan terimakasih kepada Ombudsman Aceh yang telah mengapresiasi kerja mereka selama ini. Sehingga menjadi semangat dan motivasi untuk meningkatkan kerja dan pelayanan kepada masyarakat.

Di penghujung acara, Kepala Ombudsman Aceh juga menyampaikan bahwa teruslah bekerja melayani masyarakat. Bersinergi dengan berbagai pihak guna kelancaran aktivitas di lapangan.

Taqwaddin juga menyampaikan bahwa kegiatan-kegiatan relawan guna memudahkan masyarakat merupakan tugas mulai.

“Memudahkan orang lain maka Tuhan akan memudahkan kita, ingat itu” pungkas Taqwaddin di akhir pertemuan yang bersahaja tersebut.(Red)

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

Berita Terkini

Kadis DKP Aceh Terima Kunjungan Kerja Anggota Komisi B DPRK Kota Sabang

Kadis DKP Aceh Terima Kunjungan Kerja Anggota Komisi B DPRK Kota Sabang

Berita   Daerah   Headline   Nasional   News
Sekda Minta Wali Kelas Selalu Dampingi Siswa saat Divaksin Covid-19

Sekda Minta Wali Kelas Selalu Dampingi Siswa saat Divaksin Covid-19

Berita   Daerah   Headline   Kesehatan   Lifestyle   Nasional   News   Trend
Menteri Trenggono Pacu Perbaikan Pelabuhan Perikanan di 2022

Menteri Trenggono Pacu Perbaikan Pelabuhan Perikanan di 2022

Berita   Daerah   Headline   Lifestyle   Nasional   News   Trend
Dukung Disdik Aceh, Kapolda: Semua Pihak Harus Terlibat Perangi Covid-19

Dukung Disdik Aceh, Kapolda: Semua Pihak Harus Terlibat Perangi Covid-19

Berita   Daerah   Headline   Nasional   News
Kadisdik: “Kami Faham tidak Mudah, Tapi Kita Akan Berupaya Bersama-Sama”

Kadisdik: “Kami Faham tidak Mudah, Tapi Kita Akan Berupaya Bersama-Sama”

Berita   Daerah   Headline   Kesehatan   Lifestyle   Nasional   News   Pendidikan   Trend
SKK Migas Bersama BPMA Adakan Pertemuan Bersama Gubernur Aceh

SKK Migas Bersama BPMA Adakan Pertemuan Bersama Gubernur Aceh

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Nasional   News   Trend
Kadis DKP Aceh Pantau Pelaksanaan Vaksinasi Merdeka di PPS Lampulo

Kadis DKP Aceh Pantau Pelaksanaan Vaksinasi Merdeka di PPS Lampulo

Berita   Daerah   Headline   Kesehatan   Lifestyle   Nasional   News   Trend
ALC Siap Dampingi Kepsek yang Dipecat Oleh Kadisdik Aceh

ALC Siap Dampingi Kepsek yang Dipecat Oleh Kadisdik Aceh

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Nasional   News   Pendidikan   Trend
Politisi Demokrat Inggatkan Kadisdik Aceh: Tidak Bertindak  di Luar Batas

Politisi Demokrat Inggatkan Kadisdik Aceh: Tidak Bertindak di Luar Batas

Berita   Daerah   Headline   Nasional   News   Pendidikan   Trend
Ketua Komisi VI DPRA : Tidak Patut Kadisdik Aceh Ancam Kepala Sekolah Untuk Vaksinasi Siswa

Ketua Komisi VI DPRA : Tidak Patut Kadisdik Aceh Ancam Kepala Sekolah Untuk Vaksinasi Siswa

Berita   Daerah   Headline   Nasional   News   Pendidikan   Trend