News Analisa - Rabu, 15 Juni 2022

Eco Enzyme Solusi Penanganan Sampah Organik Ramah Lingkungan

Eco Enzyme Solusi Penanganan Sampah Organik Ramah Lingkungan
Dr. Zuraida Hanum, S. Pt, M. Si  
Penulis
|
Editor

Banda Aceh, News Analisa – Jumlah sampah yang terus meningkat tentunya akan menyebabkan bencana secara tidak langsung. Dimulai dari polusi udara, tersumbatnya saluran air dan bencana alam Ketika hujan datang terus menerus, meningkatkan intensitas air, hingga terjadinya banjir akibat ruangan air terhambat oleh sampah .

Penanganan sampah dimulai dari lokasi sampah paling banyak dihasilkan yaitu skala rumah tangga juga hasil limbah pasar yang menghasilkan sampah berupa bahan sampah organik. Penanganan sampah yang tepat dari limbah sampah dengan cara mengolah sampah menjadi Eco Enzyme.

Eco-enzyme merupakan cairan multifungsi yang dihasilkan dari proses fermentasi selama  3 bulan dengan menggunkan bahan sederhana yaitu gula merah, sampah organik berupa kulit buah dan sayuran serta air dengan perbandingan 1:3:10.

Baca Juga:  Anggota Komisi-III DPRA Tinjau Sentral Peternakan di Aceh Utara

Manfaat Eco Enzyme yaitu sebagai pupuk tanaman, pengusir hama, membersihkan saluran air, detergen, cairan pencuci piring, pembersih sayur dan buah dari pestisida, membersihkan polusi udara, serta antiseptik.

Pelatihan pembuatan eco enzyme dipusatkan pada Dayah Baitul Qur’an yang berlangsung dari Juni hingga Agustus 2022. Pelaksanaan, terdiri dari 4 tahap (pembentukan kelompok , pelatihan dan kegiatan langsung, serta kegiatan langsung pemberdayaan berbasis produk Eco Enzyme).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengabdian masyarakat Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.

Baca Juga:  DPMK Gayo Lues Gelar Pelaksanaan Kegiatan Pembinaan dan Pemberdayaan BUMDes

Ketua pelaksana  Dr. Zuraida Hanum, S. Pt, M. Si dalam sambutannya berharap program Eco Enzyme dengan melakukan pengolahan sampah organik diharapkan memberikan nilai tambah dan guna bagi dayah dengan 43 santri yang ada.

Eco enzyme yang dihasilkan dapat digunakan sebagai pupuk bagi tanaman, mereduksi bau kandang unggas yang diberdayakan di Dayah tersebut, juga dapat dijual kepada masyrakat sekitar sehingga  dapat dimanfaatkan dengan baik.

Pada kegiatan tersebut diajarkan cara membuat eco enzyme secara langsung oleh tim pelaksana pengabdian yang beranggotakan Dr. Ir. Yurliasni, M. Sc dan Dr. Ir. Sitti Wajiza, M. Si dengan dibantu 4 fasilitator eco enzyme yang merupakan mahasiswa peternakan (Revina, Alim, Rey, dan Nazri).

Baca Juga:  Antusiasme Suntik Vaksin Tinggi, Gubernur Sampaikan Terima Kasih Kepada Masyarakat

Pengwasan proses eco enzyme akan berlangsung selama 3 bulan ke depan dan dipantau langsung oleh para fasilitator. Sebelum pengabdian dilaksanakan tim memberikan modul tentang teknis pembuatan eco enzyme dan meminta peserta menyiapkan sampah organic.

Berdasarkan hasil kuesioner diawal dan diakhir pengabdian memperlihatkan bahwa 98 % mengatakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dan peningkatan wawasan tentang eco enzyme meningkat sebanyak 35 persen dari pemahaman awal hanya 60%. .***


 

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

Berita Terkini

Gubernur Resmikan Dua Ruas Jalan Multiyears Contract di Aceh Tamiang

Gubernur Resmikan Dua Ruas Jalan Multiyears Contract di Aceh Tamiang

Berita   Daerah   Headline   Lifestyle   Nasional   News   Trend
Gubernur Aceh Ikuti Peringatan HANI Secara Virtual

Gubernur Aceh Ikuti Peringatan HANI Secara Virtual

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Nasional   News   Trend
Jalan Multiyears Tuntas, Para Pimpinan Daerah Sampaikan Terima Kasih kepada Gubernur

Jalan Multiyears Tuntas, Para Pimpinan Daerah Sampaikan Terima Kasih kepada Gubernur

Berita   Daerah   Lifestyle   Nasional   News   Travel   Trend
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh Raih Juara Dua Stand Terbaik Pada Pameran Bandung Tourism, Craft And Investment Expo 2022 Di Bandung

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh Raih Juara Dua Stand Terbaik Pada Pameran Bandung Tourism, Craft And Investment Expo 2022 Di Bandung

Advertorial   Berita   Daerah   Headline   Nasional   News   Travel   Trend
Kinerja Moncer Pelindo Pasca Merger

Kinerja Moncer Pelindo Pasca Merger

Advertorial   Berita   Daerah   Headline   Nasional   News   Tekno   Trend
Gubernur Harapkan PBSI Aceh Mampu Lahirkan Atlet Berprestasi

Gubernur Harapkan PBSI Aceh Mampu Lahirkan Atlet Berprestasi

Berita   Daerah   Headline   Nasional   News   Trend
Pemerintah Aceh Dorong Pengusaha Lokal Angkat Produk UMKM Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri

Pemerintah Aceh Dorong Pengusaha Lokal Angkat Produk UMKM Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri

Berita   Daerah   Headline   Lifestyle   Nasional   News   Trend   Wisata
Bertebaran Spanduk Menolak PDI-P Aceh Besar di Pimpin oleh Mantan Narapidana Koruptor

Bertebaran Spanduk Menolak PDI-P Aceh Besar di Pimpin oleh Mantan Narapidana Koruptor

Berita   Daerah   Headline   Trend
Keluarga Korban Penganiayaan Oknum Sat Pol PP-WH, Ketua DPRK Kota Banda Aceh Diminta Turun Tangan

Keluarga Korban Penganiayaan Oknum Sat Pol PP-WH, Ketua DPRK Kota Banda Aceh Diminta Turun Tangan

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Lifestyle   Nasional   News   Trend
Tingkatkan Promosi Produk Aceh, Disperindag Laksanakan Business Matching Indonesia Aceh Malaysia

Tingkatkan Promosi Produk Aceh, Disperindag Laksanakan Business Matching Indonesia Aceh Malaysia

Advertorial   Berita   Daerah   Headline   Lifestyle   Nasional   News   Trend