- October 9, 2021

DKP Aceh Upayakan Penanganan Tumpahan Minyak Secepat Mungkin

DKP Aceh Upayakan Penanganan Tumpahan Minyak Secepat Mungkin
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Melakukan Pertemuan dengan PT Pertamina membahas proses penanganan tumpaha minyak di perairan Aceh Timur, Jum’at 8/10/2021.  
Penulis
|
Editor

Aceh Timur, News Analisa – Pasca terjadi tumpahan minyak dan proses penangan di perairan Aceh Timur beberapa waktu yang lalu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, Aliman, S.Pi, M.Si melakukan pertemuan dengan pihak PT.Pertamina, Dirjen dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Panglima Laot Kota Langsa, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Langsa, Kadis DKP Aceh Taminag, Kadis DKP Pangkalan Susu, serta sejumlah Instansi terkait guna membahas penangganan tumpahan minyak di lepas pantai Idi Rayeuk Aceh Timur,pada  Jum’at, (8/10/2021).

Menindaklanjuti hasil rapat koordinasi tindak lanjut penyelesaian kejadian tumpahan minyak akibat kebocoran pipa Pertamina Sumur H-4 Blok TAC Langsa di Perairan Kecamatan Kuala Idi, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh yang dilaksanakan pada hari Rabu, 29 September 2021, serta Nota Dinas Plt. Direktur Jenderal PRL No. ND. 2629/DJPRL/IX/2021 tanggal 30 September 2021 terkait Rencana Pengumpulan Bahan dan Keterangan (Pulbaket) dampak daripada tumpahan minyak terhadap sumberdaya, sosial, ekonomi dan masyarakat pesisir di Aceh Timur.

Baca Juga:  Rektor USK Ingatkan Peserta SNMPTN Cermat Memilih Prodi

Sebagaimana diketahui pasca terjadinya tumpahan minyak di perairan Kuala Idi, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh pada 8 Agustus lalu, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memanggil pihak PT. Pertamina dan lembaga terkait guna melakukan penanganan tumpahan minyak di lepas pantai Aceh Timur.

Langkah tersebut diambil setelah sebelumnya terjadi indikasi kebocoran di sumur H-4 Langsa Offshore yang berlokasi 30 mil laut dari Pantai Kuala Idi, sehingga menimbulkan pencemaran berupa gelembung gas tipis di perairan setempat.

Aliman, kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, menegaskan kebocoran pipa milik pertamina dilepas pantai Aceh timur pada 8 Agutsus lalu, bila tidak ditangani dengan cepat akan mengancam kehidupan biota laut yang ada diperairan tersebut. Selain mengancam kehidupan ekosistem laut, tumpaham minyak dapat mengakibatkan ancaman terhadap manusia dan lingkungan.

Baca Juga:  Kementerian Kelautan dan Perikanan, Pemda Harus Kelola SDA KP Secara Berkelanjutan

“Perlu penanganan serius untuk membersihan tumpahan minyak yang terjadi di lepas pangai Aceh Timur, hal ini sangat berbahaya terhadap keberlangsungan hidup biota-biota laut,” kata Aliman.

Lebih lanjut tambahnya. pasca terjadi kebocoran pipa milik pertamina di dasar laut Aceh Timur, pihak Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh akan berkoordinasi dengan semua pihak guna melakukan langkah-langakah penanggulangan secara secepat dan semaksimal mungkin.

“Dan di sini kita minta pihak PT. Pertamina untuk mengupayakan semaksimal mungkin proses melokalisasi areal yang terkena dampak akibat tumpahan minyak supaya areal yang tercemar tidak meluas,” tegasnya.

Aliman juga, menghimbau kepada para nelayan-nelayan di Aceh Timur untuk menjauh areal perairan yang terkena dampak pencemaran minyak.

“Saya himbaukan kepada para nelayan untuk sementara waktu tidak melakukan aktivitas penangkapan di areal yang terkontaminasi dengan tumpahan minyak, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan.

Baca Juga:  DKP Aceh Tindak Lanjut SE Gubernur Aceh Terkait Pelaksanaan Apel Pagi

Pada tanggal 8 Agustus bulan, pihak Pertamina memukan gelembus lapisan minyak dari Sumur H-4 Langsa Offshore yang jarak sekitar 30 mil laut dari pantai Kecamatan Kuala Idi, yang dahulu dikelola oleh TAC (Technical Assistance Contract) Blue ski dan telah ditutup sejak November 2017.

Sebelumnya pihak PEP Pangkalan Susu telah mengerahkan 13 kapal untuk melakukan pembersihan lapisan tipis minyak dengan menggunakan oil boom (alat untuk melokalisir sebaran film minyak di air) dan oil skimmer (alat untuk memisahkan minyak di air). Selain itu pihak Pertamina juga telah digunakan Remotely Operated Vehicle (ROV) untuk melihat penyebab munculnya gelembung gas di bawah laut. demikian. (*)


 

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

Berita Terkini

Terbitkan Juknis Bantuan Pemerintah Subsektor Perikanan Tangkap TA. 2022, KKP Mulai Siapkan Calon Penerima

Terbitkan Juknis Bantuan Pemerintah Subsektor Perikanan Tangkap TA. 2022, KKP Mulai Siapkan Calon Penerima

Berita   Daerah   Headline   Lifestyle   Nasional   News   Trend
KKP, Anggaran APBN untuk Kepentingan Masyarakat Kelautan dan Perikanan

KKP, Anggaran APBN untuk Kepentingan Masyarakat Kelautan dan Perikanan

Berita   Daerah   Headline   Nasional   News   Trend
Gubernur Aceh Ikuti Penyerahan DIPA dan TKDD oleh Presiden

Gubernur Aceh Ikuti Penyerahan DIPA dan TKDD oleh Presiden

Berita   Daerah   Headline   Nasional   News   Trend
ASN Pemerintah Aceh Peringati HUT ke-50 Tahun Korpri

ASN Pemerintah Aceh Peringati HUT ke-50 Tahun Korpri

Berita   Daerah   Headline   Lifestyle   Nasional   News   Trend
Gerakan Penanaman 1000 Mangrove di Areal Pelabuhan Perikanan Samudera Kutaraja

Gerakan Penanaman 1000 Mangrove di Areal Pelabuhan Perikanan Samudera Kutaraja

Berita   Daerah   Headline   Nasional   News   Trend   Wisata
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Hadiri Peringatan Puncak Harkannas ke 8 Secara Virtual

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Hadiri Peringatan Puncak Harkannas ke 8 Secara Virtual

Berita   Daerah   Lifestyle   Nasional   News   Trend
Peringati Harkannas ke 8, DKP Aceh Gelar Lomba Adu Masak Ibu Hebat

Peringati Harkannas ke 8, DKP Aceh Gelar Lomba Adu Masak Ibu Hebat

Berita   Daerah   Kesehatan   Lifestyle   Nasional   News   Trend
Cucu Sultan Aceh, Sampaikan Terima Kasih kepada Anis Baswedan Atas Peresmian Jalan Laksamana Malahayati

Cucu Sultan Aceh, Sampaikan Terima Kasih kepada Anis Baswedan Atas Peresmian Jalan Laksamana Malahayati

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Lifestyle   Nasional   Trend
KKP Dorong Pemerintah Daerah Segera Susun Rencana Aksi Daerah Konservasi Hiu Paus

KKP Dorong Pemerintah Daerah Segera Susun Rencana Aksi Daerah Konservasi Hiu Paus

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Nasional   News   Trend
Peringati Harkannas 2021, KKP Ingatkan Pentingnya Konsumsi Ikan Segar

Peringati Harkannas 2021, KKP Ingatkan Pentingnya Konsumsi Ikan Segar

Berita   Daerah   Headline   Lifestyle   Nasional   News   Pendidikan   Trend