www.newsanalisa.com - February 1, 2021

Abu Khaidir: Sosok Muhammad Nazar Layak Dampingi Nova

Abu Khaidir: Sosok Muhammad Nazar Layak Dampingi Nova
  Sumber Photo News Analisa Pemerhati Aceh Abu Khaidir
Penulis
|
Editor

Banda Aceh – Proses pengisian sisa masa jabatan wakil gubernur (Wagub) Aceh periode 2017-2022 yang hampir terabaikan, dalam sebulan setengah terakhir ini mulai mendapatkan perhatian serius publik secara meluas, khususnya sejak munculnya nama Muhammad Nazar, wagub Aceh periode 2007-2012 yang pernah mendampingi gubernur Irwandi Yusuf selama lima tahun penuh.

Tak terkecuali, para kader partai pengusung pasangan Irwandi – Nova pada Pilkada 2017 lalu, tokoh masyarakat hingga pengamat dan lembaga paguyuban Aceh di luar Aceh ikut memberikan masukan-masukan kepada gubernur selaku pembina sosial politik di daerah maupun partai-partai pengusung, agar segera memproses pengisian sisa jabatan wagub Aceh periode 2017-2022 dengan serius dan ikhlas.

Abu Khaidir, jurkam aktif Irwandi-Nova selama Pilkada 2017 dan salah seorang kader PNA, meminta kepada gubernur Nova Iriansyah maupun partai-partai pengusung untuk benar-benar serius melaksanakan proses yuridis dan politik demokrasi itu dalam waktu secepatnya. “Tujuannya untuk kebaikan Aceh. Untuk pembangunan dan kelanjutan perdamaian di Aceh.

Seperti diketahui pembangunan Aceh itu perlu dinormalkan kembali, diperbaiki dan diawasi. Perdamaian wajib diisi dan tak boleh gagal karena ada indikasi monopoli kekuasaan,” tegas Abu Khaidir.

Baca Juga:  Kapolda Aceh Resmikan Gedung di Polres Aceh Timur

“Tidak baik jika ada kesan upaya menunda-nunda, apalagi jika ada upaya meniadakan pengisian sisa masa jabatan wagub. Jika itu terjadi maka hal itu pasti merugikan Aceh, melanggar ketentuan  UU- PA dan semakin menghambat pembangunan Aceh kedepan. Malah hal itu berpotensi membangkitkan konflik kembali”

“Hal yang paling utama dalam pengamatan dan penilaian saya, tambah Abu Khaidir yang dikenal dekat dengan kalangan pejabat dan tokoh-tokoh masyarakat itu adalah bahwa pengisian posisi sisa masa jabatan wagub Aceh bukan sekedar penting karena perintah undang-undang.

Namun pengisian jabatan wagub Aceh memang suatu kebutuhan mendesak masyarakat, pembangunan dan penguatan perdamaian. Sekaligus juga seorang wagub Aceh itu memiliki kewenangan khsusus selain membantu seorang gubernur,” jelas Abu Khaidir.

Dengan demikian seperti disarankan dan diharapkan kalangan masyarakat yang tiap hari dipublikasikan di berbagai media dalam dua bulan terakhir ini, agar gubernur Nova Iriansyah maupun partai-partai pengusung haruslah punya kemauan serius dalam memproses pengisian jabatan wagub Aceh itu dengan mencalonkan figur yang berpengalaman, berkemampuan dan punya nilai lebih dalam rangka membantu gubernur dan kepentingan Aceh.

Baca Juga:  Netanyahu Resmi Angkat Kaki dari Rumah Dinas PM Israel

“Jadi wagubnya nanti harus wagub benaran, jangan wagub abal-abal. Karena pos wagub itu bukan jabatan dengan tugas seperti panitia sepak bola tingkat kampung, tapi ikut meminpin pembangunan dan membantu gubernur dengan tugas-tugas yang amat sangat berat. Jangan lupa untuk diingat bahwa beban Aceh itu berat, sementara sisa masa jabatan singkat. Tak lagi ada waktu untuk belajar peutimang bruek kreueng, cara memimpin rapat dan sebagainya,” tegas Abu Khaidir.

“Menurut warga Aceh, mulai masyarakat umum hingga tokoh dan akademisi, yang saya pantau dan dengar di berbagai tempat yang berbicara tentang harapan dan kehendak mereka tentang siapa figur yang paling layak atau paling ideal untuk mengisi jabatan itu, semuanya menginginkan dan bahkan meminta kepada partai pengusung agar nama mantan wagub Muhammad Nazar yang harus segera difinalkan pencalonannya untuk divoting di DPRA,” nilai Abu Khaidir.

Baca Juga:  Chaidir Hasballah: Muhammad Nazar Sangat Ideal Menjabat Wakil Gubernur Aceh

Maka karena itu pula, dari sejak awal ketika namanya mulai beredar di masyarakat luas sebagai salah satu bakal calon wagub yang diharapkan, saya langsung mengungkapkan pendapat yang sama dengan mereka. “Kita tak boleh cemburu, tak boleh iri. Harus diakui, seorang Muhammad Nazar itu adalah memang yang paling layak dari segala sisi dibandingkan nama-nama lain yang bermunculan dalam beberapa bulan terakhir terkait siapa yang pantas mengisi pos jabatan itu,” ia menilai.

“Maka bukan hanya untuk PNA, untuk partai-partai pengusung lain juga kita harapkan ikut mengusung Muhammad Nazar. Dia itu aset Aceh dengan kemampuan yang hebat dalam pembangunan dan kepemimpinan.

Partai-partai pengusung jangan gembling lagi untuk urusan pengisian pos jabatan wagub Aceh itu. Finalkan saja nama Muhammad Nazar jika memang benar-benar ingin membangun dan pro-rakyat,” pinta Abu Khaidir menutup pendapatnya. (Red)

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

Berita Terkini

Disdik Aceh dan Kemendikbud Ristek Gelar Bimtek E-Pembelajaran Berbasis TV 

Disdik Aceh dan Kemendikbud Ristek Gelar Bimtek E-Pembelajaran Berbasis TV 

Berita   Daerah   Headline   Kesehatan   Nasional   News   Pendidikan   Trend
Perangi Narkoba, Pelajar SMA Ikuti Diklat Konselor Sebaya

Perangi Narkoba, Pelajar SMA Ikuti Diklat Konselor Sebaya

Berita   Daerah   News   Pendidikan   Trend
Menyambut Hut ke 57, Partai Golkar Abdya Bantu Warga Kurang Mampu

Menyambut Hut ke 57, Partai Golkar Abdya Bantu Warga Kurang Mampu

Berita   Daerah   Headline   Nasional   News   Politik
Pemerintah Turki Serius Dalami Pemusnahan Situs Sejarah Gampong Pandee

Pemerintah Turki Serius Dalami Pemusnahan Situs Sejarah Gampong Pandee

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Lifestyle   Nasional   News   Trend   Wisata
Junta Myanmar Bebaskan Ratusan Tahanan Termasuk Jubir Suu Kyi

Junta Myanmar Bebaskan Ratusan Tahanan Termasuk Jubir Suu Kyi

Berita   Daerah   Headline   Kolom   Nasional   News   Travel
Disdik Gelar Event Aceh Marching Band Championship-VI Tahun 2021

Disdik Gelar Event Aceh Marching Band Championship-VI Tahun 2021

Berita   Daerah   Headline   Nasional   News   Pendidikan   Trend
Polisi Ungkap Kasus Peredaran 1,37 Ton Ganja Jaringan Jakarta-Medan-Aceh

Polisi Ungkap Kasus Peredaran 1,37 Ton Ganja Jaringan Jakarta-Medan-Aceh

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Kesehatan   Nasional   News   Trend
Kemenag Jelaskan Skema Perjalanan Umrah di Masa Pandemi Covid-19

Kemenag Jelaskan Skema Perjalanan Umrah di Masa Pandemi Covid-19

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Kesehatan   Lifestyle   Nasional   News   Trend
Hari Kedua STQHN Maluku, Kafilah Aceh Tampilkan Dua Peserta

Hari Kedua STQHN Maluku, Kafilah Aceh Tampilkan Dua Peserta

Berita   Daerah   Headline   Pendidikan   Trend   Wisata
FKH USK Gelar Konferensi Internasional Secara Virtual

FKH USK Gelar Konferensi Internasional Secara Virtual

Berita   Daerah   Headline   Nasional   News   Trend