- 28 Agustus 2020

Bappeda Sabang Gelar Ekspose Penyusunan Master Plan Kawasan Kumuh Krueng Raya

Bappeda Sabang Gelar Ekspose Penyusunan Master Plan Kawasan Kumuh Krueng Raya
  Dukumen Foto News Analisa
Penulis
|
Editor

Sabang – Perwujudan permukiman perkotaan menjadi layak huni dimulai dengan penanganan permukiman kumuh perkotaan yang komprehensif dan kolaboratif. Penanganan kumuh sudah diamanatkan dalam berbagai dokumen kebijakan, bahkan menjadi salah satu target SDGs dan pemerintah menetapkan target nasional dalam RPJMN 2020-2024. Bersambut dengan amanat tersebut diharapkan pemerintah kabupaten/kota dapat memilih  dan menetapkan lokasi, menyusun perencanaan, menentukan metode pelaksanaan, dll yang sesuai dengan kebutuhan daerah.

Pemerintah Kota  Sabang telah mengeluarkan Keputusan Walikota  Kota Sabang Nomor  650/35/2020 Tentang Penetapan Lokasi  Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh di Kota Sabang Tahun  2020-2024 luasan kumuh di Kota Sabang adalah 123,713  Ha.

Sebagai dokumen pendukung Surat Keputusan Walikota tersebut, pemerintah Kota  Sabang akan melakukan kegiatan Review Dokumen Rencana Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Perkotaan (RP2KPKP) pada tahun 2020 yang menghasilkan Profil Kumuh Kawasan Krueng  Raya dan Masterplan Penanganan Kawasan Kumuh Krueng Raya.

Kamis, 27 Agustus 2020 Bappeda Kota Sabang  bersama dengan Balai Prasarana Permukiman Wilayah Aceh menggelar ekspose pertama hasil pendampingan penyusunan profil kumuh dan masterplan penanganan kumuh kawasan Krueng Raya. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Hotel Nagoya Kota Sabang dengan menghadirkan seluruh OPD terkait perencanaan 7 indikator kumuh.

Dalam kegiatan ini konsultan perencanaan memaparkan hasil survey awal kondisi eksisting beserta gambaran perencanaan yang akan dibuat. Kemudian dari hasil paparan tersebut akan didiskusikan bersama OPD terkait untuk mendapatkan masukan tambahan agar perencanaan yang dibuat semakin baik dan tepat sasaran.

Acara yang dibuka oleh Kepala Bappeda Kota Sabang ini juga dihadiri oleh tim dari Balai Prasarana Permukiman Wilayah Aceh sebagai bentuk pendampingan dan dukungan terhadap Pemda Sabang dalam menyusun dokumen RP2KPKP.

Dalam sambutannya Kepala Bappeda Kota Sabang Bapak Faisal Azwar ST, MT menyatakan, “Apresiasi yang besar kepada tim Balai Prasarana Permukiman Wilayah Aceh yang tetap melakukan pendampingan ke Sabang di masa pandemi, seperti yang diketahui bahwa Walikota Sabang baru mengeluarkan Surat edaran yang mewajibkan pengunjung Non KTP Sabang wajib melampirkan surat hasil Rapid Test negatif untuk bisa masuk ke Sabang” Tegasnya.

Namun hal ini tidak menyurutkan alasan untuk mendampingi Pemko sabang dalam proses pendampingan penyusunan dokumen RP2KPKP ini. Kemudian juga diharapkan agar seluruh stakeholder yang ada di Kota sabang mulai untuk menyusun perencanaan yang dianggap paling prioritas agar dapar mengakses pendanaan dari berbagai pihak untuk memajukan Sabang.

Selain itu perencanaan yang dibuat diharapkan sinkron dan tidak tumpang tindih satu sama lain dan mampu menjawab permasalahan baik yang terkait permasalahan kumuh atau isu permasalahan strategis lainnya yang sesuai dengan amnah RPJMN. Selain itu beliau juga mengapresiasi tim KOTAKU Sabang yang telah membantu mendorong Pemda untuk memulai membuat perencanaan-perencanaan yang dapat menampung seluruh permasalahan di Kota sabang untuk Kota Sabang yang lebih baik”.

Selain itu, Ibu Tetty Meutia S.Pi, MT, MSc  selaku koordinator Pokja PPAS Kota Sabang dalam sambutannya juga mengatakan hal senada, “Review RP2KPKP yang dicicil melalui beberapa tahapan proses perencanaan masterplan direncanakan selama beberapa tahun kedepan dengan proses penganggaran yang berbasis kolaborasi bersama Bappeda Kota Sabang dan PUPR Kota Sabang sehingga harapannya masterplan perencanan seluruh kawasan akan tercover dan dapat menjadi usulan penanganan kawasan kumuh.

Untuk tahun 2020 ini, Tambahnya Bappeda Kota Sabang sudah fokus untuk merampungkan Masterplan perencanaan kawasan krueng raya yang hari ini akan dibahas hasil survey awal yang dilaksanakan oleh konsultan perencanaan. Agar kegiatan perencanaan ini tersusun secara maksimal dan penanganannya dapat ditangani secara tuntas, tanggung jawab bukan hanya ada di Pokja PPAS, Bappeda atau PUPR saja, namun semua lintas sektor yang mendukung 7 indikator kumuh agar sama-sam peduli dan sinkronisasi perencanaan sehingga tidak tumpang tindih satu sama lain, sehingga sabang menjadi lebih baik.

Sara Aulia Askot Mandiri Program KOTAKU Sabang menyatakan,“ KOTAKU hari ini mendorong dan menjadi partner pemda yang menjadi nakhkoda pembangunan agar pemda dapat memilih  dan menetapkan lokasi, menyusun perencanaan, menentukan metode pelaksanaan, dan lain-lain yang sesuai dengan kebutuhan daerah, pungkasnya. (Red)

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

Berita Terkini

Asisten Sekda Luncurkan Tim Insiden Keamanan Siber Aceh

Asisten Sekda Luncurkan Tim Insiden Keamanan Siber Aceh

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Nasional   News   Trend
Pemerintah Aceh Apresiasi Antusias ASN Sekretariat DPR Aceh Sumbangkan Darah

Pemerintah Aceh Apresiasi Antusias ASN Sekretariat DPR Aceh Sumbangkan Darah

Berita   Daerah   Headline   Lifestyle   Nasional   News   Trend
Cucu Sultan Aceh Minta Pemerintah Singapura Hormati Ulama Melayu yang Berkunjung ke Singapura

Cucu Sultan Aceh Minta Pemerintah Singapura Hormati Ulama Melayu yang Berkunjung ke Singapura

Advertorial   Berita   Daerah   Headline   Hukum   Nasional   News   Politik   Travel   Trend
Irjen Pol Agung Makbul Dorong Milenial Berani Laporkan Pungli dan Hidup Sederhana

Irjen Pol Agung Makbul Dorong Milenial Berani Laporkan Pungli dan Hidup Sederhana

Berita   Daerah   Headline   Hukum   Nasional   News   Trend
Sekda Aceh Lepas Peserta Tour de Aceh Etape II

Sekda Aceh Lepas Peserta Tour de Aceh Etape II

Berita   Daerah   Nasional   News   Trend
Peserta Tour de Aceh Etape I Mulai Latihan Adaptasi

Peserta Tour de Aceh Etape I Mulai Latihan Adaptasi

Advertorial   Berita   Daerah   Headline   Lifestyle   Nasional   News   Trend
Sebanyak 110 Orang Disuntik Pada Vaksinasi Covid-19 Hari Pertama Usai Idul Fitri

Sebanyak 110 Orang Disuntik Pada Vaksinasi Covid-19 Hari Pertama Usai Idul Fitri

Berita   Daerah   Kesehatan   Nasional   News   Trend
Gubernur Aceh Nova Iriansyah Ikut Rakernas APPSI di Bali

Gubernur Aceh Nova Iriansyah Ikut Rakernas APPSI di Bali

Berita   Daerah   Headline   Nasional   News   Trend
Pemerintah Aceh Teken Kontrak 157 Paket Proyek APBA 2022 Tahap ke-3

Pemerintah Aceh Teken Kontrak 157 Paket Proyek APBA 2022 Tahap ke-3

Berita   Daerah   Epaper   Nasional   News   Trend
Sekda Tinjau UPTD Rumah Kemasan Aceh

Sekda Tinjau UPTD Rumah Kemasan Aceh

Berita   Daerah   Headline   Nasional   News   Trend